Mini Kompetisi E-Katalog V6 Jadi Senjata Baru Pemkab Bangkalan Wujudkan Belanja Daerah Transparan dan Kompetitif
Laporan: Ninis Indrawati
BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola belanja daerah yang transparan dan akuntabel. Melalui implementasi Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6, Pemkab Bangkalan menghadirkan inovasi mekanisme mini kompetisi yang digadang-gadang menjadi solusi pengadaan barang dan jasa yang lebih terbuka, efisien, dan berintegritas.
Langkah strategis ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, saat membuka kegiatan diseminasi Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018, sekaligus persiapan perencanaan pengadaan dan implementasi E-Katalog Versi 6, Kamis (12/2/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Fauzan menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa bukan sekadar proses administratif, melainkan instrumen penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan daerah.
“Pengadaan itu bukan hanya soal belanja, tetapi soal bagaimana anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Dengan mini kompetisi dalam E-Katalog Versi 6, proses pengadaan menjadi lebih terbuka, kompetitif, dan terdokumentasi secara digital. Ini langkah progresif untuk memperkuat integritas belanja daerah,” tegasnya.
Melalui mekanisme mini kompetisi, penyedia barang dan jasa yang telah terdaftar dalam E-Katalog dapat mengikuti proses kompetisi secara terbuka sesuai kebutuhan perangkat daerah. Seluruh tahapan berjalan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) dan terdokumentasi secara digital, sehingga memudahkan proses monitoring dan evaluasi.
Sistem ini dirancang untuk meminimalisir potensi penyimpangan, mempersempit ruang negosiasi tertutup, serta memastikan bahwa setiap keputusan pengadaan memiliki jejak digital yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan sistem yang lebih transparan, proses belanja daerah tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berbasis teknologi yang memungkinkan pengawasan lebih ketat dan sistematis.
Tak hanya berorientasi pada transparansi, implementasi E-Katalog Versi 6 juga diharapkan mampu memperluas partisipasi pelaku usaha lokal, termasuk UMKM Bangkalan.
Mini kompetisi membuka peluang lebih besar bagi penyedia lokal untuk bersaing secara sehat dalam pengadaan pemerintah. Dengan demikian, belanja daerah diharapkan tidak hanya efisien, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemkab Bangkalan ingin memastikan bahwa perputaran anggaran daerah turut mendorong penguatan ekonomi masyarakat setempat, sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang kompetitif dan profesional.
Kegiatan yang digelar oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bangkalan ini diikuti para pelaku pengadaan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan asosiasi penyedia barang dan jasa.
Melalui forum ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai regulasi terbaru serta kesiapan teknis implementasi E-Katalog Versi 6 di lingkungan Pemkab Bangkalan.
Pemkab Bangkalan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur, memperkuat literasi digital dalam pengadaan, serta membangun ekosistem pengadaan yang sehat, profesional, dan berintegritas.
Dengan hadirnya mini kompetisi dalam E-Katalog Versi 6, Bangkalan menapaki babak baru tata kelola belanja daerah yang lebih modern transparan dalam proses, kompetitif dalam pelaksanaan, dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah. (*)



Tinggalkan Balasan