Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Kecamatan Simokerto menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2026 di ITC Mall Lantai 2, Surabaya. Acara ini menjadi ajang strategis untuk membahas berbagai program pembangunan wilayah dengan melibatkan tokoh masyarakat, perwakilan instansi terkait, serta organisasi kemasyarakatan, (13/02/25).

Fokus Musrenbang: Infrastruktur, Pelayanan Publik, dan Pemberdayaan Ekonomi

Dalam forum tersebut, berbagai isu krusial diangkat, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga program pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM. Camat Simokerto menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan warga.

Baca Juga:  Jum’at Berkah Satlantas Polres Lumajang: Senyum Kepedulian di Tengah Jalan

“Musrenbang adalah forum utama untuk menyerap masukan dari masyarakat, sehingga program pembangunan bisa benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ujar Camat Simokerto dalam sambutannya.

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain:

Camat Simokerto beserta jajaran

Perwakilan Bappeda, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Baca Juga:  Sinergi Keselamatan di Mojokerto: Pos Jaga dan Palang Pintu JPL 38 Dioperasikan demi Keselamatan Warga

Lurah dari lima kelurahan di Kecamatan Simokerto

Kepala Puskesmas Tambakrejo dan Simolawang

Danramil dan Wakapolsek Simokerto

Tokoh agama dan tokoh masyarakat

Ketua LPMK, RW, dan Karang Taruna se-Kecamatan Simokerto

Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan

Koordinator KSH dan SNL Kecamatan Simokerto

Aspirasi Masyarakat: Jalan, Drainase, dan Fasilitas Umum

Baca Juga:  Air Mata di Balik Seragam: Polwan Polres Salatiga Larut dalam Haru Saat Kunjungi Panti Asuhan Wilosotomo

Dalam sesi diskusi, warga menyampaikan berbagai harapan, antara lain:

Perbaikan jalan dan pengelolaan drainase untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di beberapa wilayah.

Peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, termasuk perbaikan sekolah dan penyediaan tenaga medis yang lebih memadai.

Baca Juga:  Hindari Tabrakan, Dump Truk Oleng dan Serempet Dua Kendaraan di Jalan Kalimantan Blitar

Program pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, perwakilan Bappeda menegaskan bahwa semua usulan akan dikaji dan diupayakan menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan 2026.

Baca Juga:  Salatiga Menabung! 4.000 Pelajar Dibidik, Literasi Keuangan Ditanam Sejak Dini

“Kami berharap usulan yang masuk dapat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan 2026, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar salah satu perwakilan Bappeda.

Musrenbang Simokerto: Langkah Nyata Menuju Pembangunan Berbasis Partisipasi

Musrenbang tahun ini menjadi momentum penting dalam merancang pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan adanya partisipasi aktif dari pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga, diharapkan hasil musyawarah ini benar-benar dapat diwujudkan dalam program nyata yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat Simokerto. (*)