Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Rakor Forkopimda, Jateng Perkuat Strategi Jaga Kondusivitas Jelang Lebaran
Laporan: Andi Saputra
SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran pimpinan daerah di Jawa Tengah memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas wilayah. Hal itu terlihat dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Gradhika Bhakti Praja, Senin (9/3/2026).
Rapat penting tersebut dihadiri oleh Achiruddin selaku Pangdam IV/Diponegoro, bersama jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Dalam forum tersebut, seluruh pemangku kepentingan membahas langkah strategis guna memastikan kondisi wilayah tetap aman, stabil, dan kondusif selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri 1447 H.
Rapat koordinasi mengangkat tema “Menjaga Kondusifitas Wilayah Jawa Tengah Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026.” Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi berbagai dinamika yang biasa muncul menjelang Lebaran.
Sejumlah isu krusial menjadi perhatian utama, mulai dari kesiapan menghadapi lonjakan arus mudik, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan bencana alam di beberapa wilayah Jawa Tengah.
Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro dalam rapat tersebut menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodam IV/Diponegoro untuk mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh unsur Forkopimda menyatukan persepsi serta menyusun strategi bersama guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Koordinasi tersebut mencakup berbagai sektor penting, antara lain:
Pengamanan jalur mudik dan arus balik, Pengendalian distribusi serta harga bahan pokok, Penguatan sistem keamanan wilayah, Antisipasi potensi bencana alam.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat tajam menjelang Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan kesiapan jajaran TNI di wilayah Jawa Tengah untuk mendukung pengamanan selama periode Ramadan hingga libur Idulfitri.
Melalui koordinasi yang intensif dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah, prajurit Tentara Nasional Indonesia di wilayah Kodam IV/Diponegoro akan turut berperan aktif dalam pengamanan jalur mudik, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta membantu penanganan jika terjadi bencana atau kondisi darurat.
Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan masyarakat Jawa Tengah dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman, nyaman, dan penuh khidmat.
Dengan koordinasi yang solid antarinstansi, Jawa Tengah diharapkan tetap kondusif selama momentum Lebaran yang selalu diwarnai lonjakan aktivitas masyarakat setiap tahunnya. (*)



Tinggalkan Balasan