Pasca Ledakan Masjid di Jember, Polda Jatim Pastikan Tak Ada Korban Jiwa, Area Sudah Aman

Laporan: Ninis Indrawati

JEMBER | SUARAGLOBAL.COM – Suasana tenang di wilayah Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mendadak berubah mencekam usai terdengar ledakan dari sebuah masjid pada Senin malam (16/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Dentuman tersebut sempat membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

Namun, kabar baik datang dari aparat kepolisian. Nanang Avianto memastikan bahwa situasi kini telah terkendali dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolda Jawa Timur itu menjelaskan, begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Aparat gabungan dari kepolisian dan unsur terkait segera melakukan pengamanan serta penanganan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga:  Simulasi TFG Polres Bangkalan: Kunci Pengamanan Maksimal Jelang Pilkada Serentak 2024

“Petugas langsung bergerak cepat melakukan pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian,” ujar Kapolda saat memberikan keterangan di Mapolres Jember, Selasa (17/3/2026).

Saat ini, kondisi di sekitar lokasi ledakan disebut sudah aman dan terkendali. Meski begitu, petugas masih terus melakukan sterilisasi guna memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hal ini menjadi kabar yang cukup melegakan di tengah kekhawatiran masyarakat.

Baca Juga:  Keceriaan Kemerdekaan di Taman Air Tlatar: Polres Boyolali Rayakan HUT RI ke-79 dengan Lomba Seru dan Penuh Semangat

“Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa. Namun, kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti ledakan,” tegasnya.

Tak main-main, tim gabungan langsung diterjunkan untuk mengusut kasus ini. Mulai dari Polres Jember, Polda Jatim, unit identifikasi, tim Laboratorium Forensik (Labfor), hingga tim penjinak bom (JIBOM) dan penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) turut dilibatkan.

Baca Juga:  Terkait Pelarangan Liputan Wartawan Di Ruangan Pleno Kecamatan Waelata, Dandim 1506 Tegaskan Tidak Punya Wewenang Untuk Melarang

Sejumlah langkah strategis telah dilakukan, seperti pengamanan lokasi, sterilisasi area, olah TKP, pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi-saksi di sekitar kejadian. Polisi juga berkoordinasi dengan perangkat RT/RW setempat guna menjaga situasi tetap kondusif.

Di tengah maraknya informasi yang beredar, Kapolda Jatim mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum tentu benar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang dapat menimbulkan keresahan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!