Pastikan Kamtibmas Kondusif, Polisi Jaga Ketat Ibadah Minggu Umat Kristiani
Laporan: Ninis Indrawati
TANJUNG PERAK | SUARAGLOBAL.COM — Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur memastikan keamanan serta kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah kebaktian Minggu dengan menggelar pengamanan intensif di sejumlah gereja pada Minggu (11/1/2026). Pengamanan dilakukan serentak oleh jajaran polres dan polsek di berbagai titik wilayah hukum, dengan tujuan menciptakan rasa aman bagi jemaat.
Kegiatan rutin ini merupakan salah satu upaya antisipatif kepolisian untuk menjamin situasi kamtibmas tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah. Aparat diterjunkan langsung ke lokasi gereja guna memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak keamanan internal.
Pengamanan terpantau berlangsung di lima wilayah hukum di bawah Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Salah satu titik pengawasan berada di wilayah Polsek Pabean Cantikan, di mana petugas melakukan pengamanan di tiga gereja, yakni Gereja Pantekosta Jalan Layar, Gereja GPPI Bibis, serta Gereja GPDI Jalan Rajawali.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, saat dikonfirmasi pada Senin (12/1/2026) menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ibadah berlangsung aman dan tertib.
“Pelaksanaan pengamanan kebaktian Minggu di seluruh gereja wilayah hukum Polres Tanjung Perak berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Personel di lapangan melaksanakan pemantauan dan pemeriksaan secara humanis serta berkoordinasi erat dengan pihak keamanan internal gereja,” ujar Iptu Suroto.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa situasi kamtibmas selama giat berlangsung terpantau terkendali tanpa adanya gangguan menonjol. Selain keamanan internal, petugas juga membantu pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi gereja untuk menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran pengguna jalan lainnya.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran kami di tengah masyarakat untuk menjamin keamanan,” pungkasnya.
Dengan adanya pengamanan tersebut, umat Kristiani dapat menjalankan ibadah mingguan mereka dengan penuh kekhusyukan tanpa rasa khawatir, sementara masyarakat sekitar tetap dapat beraktivitas dengan normal dan nyaman. (*)



Tinggalkan Balasan