Pekerja Bangunan di Semarang Tersengat Listrik Saat Pasang Galvalum, Begini Kronologinya

Laporan: Andi Saputra

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Musibah kerja menimpa seorang pekerja bangunan di kawasan Jalan Indraprasta No.105, Kelurahan Pindrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah, pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Seorang pria bernama Adij Subacri (49), warga asal Bekasi, tersengat aliran listrik bertegangan tinggi saat tengah bekerja di atap sebuah ruko.

Peristiwa bermula ketika korban bersama rekan-rekannya tengah melakukan pekerjaan pemasangan galvalum di bagian atap bangunan. Berdasarkan keterangan saksi Muhammad Alimin (34) dan Andri Ardiansyah (41), korban baru saja menyelesaikan pemasangan material tersebut dan berniat menurunkan lembaran galvalum. Namun, tanpa disadari, ujung galvalum yang dipegangnya menyentuh kabel listrik yang melintas di dekat atap. Seketika, arus listrik menyambar tubuh korban, membuatnya terkapar di atas bangunan.

Baca Juga:  Satlantas Gresik Gelar Edukasi Keselamatan bagi Sopir Truk PT. KAS Manyar dalam Operasi Keselamatan Semeru 2025

Beruntung, insiden tersebut cepat dilaporkan warga ke pihak kepolisian. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pindrikan Lor, Aipda M. Rokhis Ardiansyah, segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dan mendapati korban masih berada di atap dalam kondisi sadar namun mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

Menilai situasi berbahaya, Aipda Rokhis segera berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang untuk melakukan proses evakuasi dari ketinggian. Dalam waktu singkat, tim Damkar tiba dan melakukan penyelamatan dengan hati-hati agar korban tidak kembali tersengat listrik.

Usai berhasil dievakuasi dengan selamat, korban langsung mendapatkan penanganan medis dari tim Ambulance Hebat Semarang, sebelum akhirnya dilarikan ke RS Hermina Semarang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga:  PLN UP3 Salatiga Tancap Gas! Apel Komitmen Percepat Pasang Baru dan Tambah Daya Listrik untuk Rakyat

“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak ke TKP dan memastikan proses evakuasi korban berjalan aman. Koordinasi kami lakukan bersama Damkar dan Ambulance Hebat untuk memberikan penanganan secepat mungkin,” jelas Aipda M. Rokhis Ardiansyah di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar sekitar 47 persen, namun masih dalam kondisi sadar dan dapat diajak berkomunikasi.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, S.H., M.H., membenarkan peristiwa tersebut serta mengapresiasi kecepatan respons jajarannya di lapangan.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa korban. Kecepatan respon petugas Bhabinkamtibmas bersama tim Damkar menjadi kunci dalam penyelamatan korban. Kami juga mengimbau para pekerja proyek agar selalu memperhatikan standar keselamatan kerja, khususnya terkait potensi bahaya listrik di area terbuka,” tegas Kapolsek.

Baca Juga:  Rumah Bambu Roboh Diterjang Angin Kencang, Polsek Bergas Bergerak Cepat Salurkan Bantuan

Kapolsek juga menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendalaman terhadap faktor penyebab insiden, termasuk kemungkinan adanya kelalaian prosedur kerja di lokasi proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban dilaporkan stabil dan masih menjalani perawatan medis di RS Hermina Semarang. Kegiatan evakuasi berjalan aman dan terkendali berkat kerja sama antara aparat, petugas pemadam kebakaran, tenaga medis, serta dukungan warga sekitar yang turut membantu di lokasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!