Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Massa, Polsek Semampir Gerak Cepat Amankan Pelaku, Ini Jelasnya 

Laporan: Ninis Indrawati

TANJUNG PERAK | SUARAGLOBAL.COM — Pelarian seorang pencuri sepeda motor berinisial MB (48) berakhir tragis sekaligus dramatis di penghujung tahun 2025. Pria asal Jalan Jatipurwo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir itu nyaris tewas diamuk massa setelah kembali muncul di kawasan Jalan Wonokusumo Wetan, lokasi ia sebelumnya beraksi mencuri sepeda motor.

Wajah MB tampak lebam dan babak belur. Emosi warga yang memuncak tak terbendung saat pelaku tertangkap pada Rabu, 31 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 WIB. Warga yang masih menyimpan amarah atas aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sepekan sebelumnya langsung mengepung pelaku.

Peristiwa bermula dari aksi pencurian yang dilakukan MB pada Rabu, 24 Desember 2025 siang, tepat di tengah suasana menjelang perayaan Natal. Korban berinisial YB saat itu memarkir sepeda motor Honda Vario 125 miliknya di halaman sebuah warung giras di Jalan Wonokusumo Wetan. Kendaraan diparkir dalam kondisi terkunci setir.

Baca Juga:  Cita-Cita Jadi Dokter, Berujung di Penjara: Kisah Gadis Sragen Tipu Warga Bantul Hingga Ratusan Juta Rupiah

Sekitar pukul 14.35 WIB, suasana mendadak berubah panik. Korban mendengar suara mesin motornya menyala. Saat menoleh ke arah parkiran, YB mendapati motornya sudah dibawa kabur seseorang.

“Korban sempat melihat langsung pelaku yang membawa lari motornya. Pelaku diketahui bukan orang asing, melainkan sudah dikenal di lingkungan sekitar,” ungkap Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Minggu (4/1/2026).

Tak terima motornya raib, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semampir pada keesokan harinya. Sejak saat itu, warga sekitar pun meningkatkan kewaspadaan dan mengingat ciri-ciri pelaku.

Baca Juga:  Perkuat Sistem Keamanan Digital, Kapusdatin Kemenimipas Supervisi Pengelolaan CCTV Terintegrasi di Nusakambangan

Pepatah lama terbukti benar. Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Keberadaan MB kembali terendus saat ia nekat muncul di kawasan Wonokusumo Wetan. Warga yang sudah mengenali wajahnya langsung bergerak cepat melakukan penyergapan.

Tanpa komando, emosi massa meledak. Pukulan demi pukulan mendarat ke arah pelaku. MB sempat berusaha menghindar, namun kalah jumlah. Ia akhirnya tak berdaya dan menerima bogem mentah hingga mengalami luka lebam, terutama di bagian kepala.

Situasi mencekam itu beruntung segera diakhiri dengan respons cepat petugas Polsek Semampir yang tiba di lokasi. Polisi langsung mengamankan pelaku dari amukan warga dan membawanya ke Mapolsek Semampir.

Baca Juga:  Penurunan Angka Kemiskinan di Lamongan: Langkah Strategis dan Tantangan Cuaca Ekstrem

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Semampir,” tegas Iptu Suroto.

Kini, MB harus menyambut tahun baru dari balik jeruji besi. Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan apakah pelaku beraksi seorang diri atau terlibat dalam jaringan curanmor lain, termasuk kemungkinan tempat kejadian perkara (TKP) tambahan.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya pelaku lain maupun TKP lain,” pungkasnya.

Polisi pun kembali mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan tindak kejahatan, demi menjaga keselamatan bersama dan proses hukum yang adil. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!