Pemkot Surabaya Gelar Pembekalan PSM untuk Dorong Transformasi Pendidikan

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dunia pendidikan di Kota Surabaya kembali bergerak dinamis. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) resmi menggelar pembekalan Program Surabaya Mengajar (PSM) sebagai persiapan sebelum ribuan mahasiswa diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah untuk mendukung percepatan mutu pembelajaran.

Kegiatan pembekalan yang berlangsung di SMP Negeri 12 Surabaya pada Senin (26/1/2026) itu diikuti oleh 1.777 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Para peserta memadati aula sekolah dengan penuh antusias, seolah menunjukkan kesiapan mereka menjadi bagian penting dalam rantai transformasi pendidikan di Kota Pahlawan.

Pembekalan tersebut merupakan fase awal sebelum mahasiswa diposisikan sebagai mitra pembelajaran di sekolah dasar dan menengah. PSM sendiri menjadi salah satu program strategis Pemkot Surabaya untuk mendorong pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas proses belajar mengajar melalui kolaborasi lintas jenjang, terutama antara pendidikan tinggi dan pendidikan dasar.

Baca Juga:  Polres Sampang Kerahkan 100 Personel, Jaga Keselamatan Pelajar di Titik Rawan Lalu Lintas

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa mahasiswa tidak sekadar hadir sebagai tenaga bantu, tetapi akan berperan langsung dalam penguatan proses akademik di kelas.

“Mahasiswa peserta PSM akan membantu guru mengembangkan strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa serta tantangan pendidikan di era digital,” ujar Febrina.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di sekolah membawa dua manfaat sekaligus: penguatan kualitas pembelajaran untuk siswa dan penyiapan tenaga pendidik masa depan yang memahami realitas lapangan.

Baca Juga:  Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Diduga Keracunan Program MBG, Dinkes Ambil Sampel Makanan untuk Uji Lab

“Kontribusi nyata ini diharapkan mampu memperkuat transformasi pendidikan di Kota Surabaya,” tambahnya.

Tidak hanya mengajar, mahasiswa juga akan masuk dalam orbit program-program prioritas pendidikan yang tengah didorong Dispendik Surabaya.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dispendik Kota Surabaya, Tri Endang Kustianingsih, memaparkan bahwa selama pelaksanaan program, mahasiswa akan berkolaborasi dengan guru dan kepala sekolah untuk memastikan efektivitas implementasi.

Program prioritas yang dimaksud meliputi:

Deep Learning (pembelajaran mendalam)

Pembelajaran Koding & Kecerdasan Artifisial

Program Sekolah Arek Suroboyo (SAS)

Penguatan karakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Program tersebut disebut sebagai paket transformasi pendidikan Surabaya untuk menjawab kebutuhan kompetensi abad 21 yang menuntut literasi digital, kreativitas, dan karakter kuat.

Baca Juga:  Dirpolairud Polda Jatim Apresiasi Pemeriksaan Senjata Api Anggota untuk Tingkatkan Keamanan dan Disiplin

“Melalui Program Surabaya Mengajar, kami berharap kualitas dan mutu pendidikan di Kota Surabaya dapat meningkat secara merata,” pungkas Tri Endang.

Diterjunkannya ribuan mahasiswa ini disebut sebagai salah satu langkah inovatif yang jarang dilakukan kota lain di Indonesia. Selain mempercepat pemerataan mutu, program ini menjadi wadah pembelajaran praktis bagi mahasiswa sekaligus sistem transfer pengetahuan dua arah.

Dengan langkah ini, Surabaya menegaskan diri sebagai laboratorium pendidikan hidup, tempat di mana inovasi dan intervensi pendidikan digerakkan secara kolektif dari hulu hingga ke hilir. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!