Penemuan Jasad Bayi Perempuan Terkubur Dangkal di Cepogo Boyolali Gegerkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan

Laporan: Tedy M

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Suasana tenang di kawasan perladangan Dukuh Jetak, Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, mendadak berubah mencekam. Warga dibuat geger setelah ditemukan jasad seorang bayi perempuan yang terkubur dangkal di ladang, Kamis (2/4/2026) sore.

Penemuan memilukan ini bermula saat Parmo (59), seorang petani setempat, tengah beraktivitas mencangkul di lahannya sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, aktivitas rutinnya itu berubah menjadi momen mengejutkan saat ia melihat gundukan tanah yang tampak tidak biasa.

Rasa penasaran mendorong Parmo untuk memeriksa gundukan tersebut. Betapa terkejutnya ia saat menemukan sebuah bungkusan kain berwarna cokelat yang mencurigakan. Setelah dibuka, isi bungkusan itu membuatnya lemas ternyata jasad bayi perempuan.

Baca Juga:  Harjasda Ke-166: Ziarah Pemimpin Sidoarjo, Mengenang Jasa untuk Kemajuan Daerah

Tanpa menunda waktu, Parmo segera melaporkan temuan mengerikan tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian. Tak lama berselang, aparat dari Polsek Cepogo bersama tim medis langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Cepogo, AKP Agung Setyawan, membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, bayi malang itu diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 3 hingga 4 hari sebelum ditemukan.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Digaungkan di Desa Kedondong: Langkah Strategis Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera

“Kondisinya masih terdapat tali pusar atau ari-ari yang menempel. Ini mengindikasikan bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum kemudian dibuang,” ungkap AKP Agung Setyawan kepada awak media.

Temuan ini semakin menguatkan dugaan adanya tindakan pembuangan bayi yang dilakukan secara sengaja oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Polisi pun kini tengah bekerja keras melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku di balik peristiwa tragis ini.

Sementara itu, Parmo, sang penemu jasad bayi, dikabarkan masih mengalami syok berat akibat kejadian tersebut. Warga sekitar pun diliputi rasa prihatin sekaligus geram atas peristiwa yang dinilai sangat tidak manusiawi.

Baca Juga:  Viral! Mahasiswa di Mojosongo Jadi Korban Pengeroyokan, Polres Boyolali Menggelar konferensi Pers dan Tangkap Empat Pelaku

Jenazah bayi perempuan tersebut telah dievakuasi oleh petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi dan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Selain memburu pelaku, pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika memiliki informasi sekecil apa pun yang dapat membantu proses penyelidikan.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar: siapa yang tega membuang darah dagingnya sendiri dalam kondisi mengenaskan seperti ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!