Penyegaran Struktur! Tiga Pejabat Manajerial Resmi Dilantik di Rutan Salatiga

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana Aula Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Salatiga, Sabtu (14/2/2026), terasa khidmat namun penuh semangat. Tiga pejabat manajerial resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang dipimpin langsung Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto.

Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepemimpinan dan mendongkrak kinerja di lingkungan Rutan Salatiga.

Dalam prosesi tersebut, Ruwiyanto, S.H. yang sebelumnya menjabat Kepala Subsi Pelayanan Tahanan, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Subsi Pengelolaan. Sementara itu, posisi Kepala Subsi Pelayanan Tahanan kini diisi oleh Muh. Rondi, S.Pd., yang sebelumnya menjabat Kepala Subsi Pengelolaan.

Baca Juga:  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gaungkan Semangat World Cleanup Day lewat Aksi Bersih Pantai Tambak Wedi

Tak hanya itu, posisi strategis Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Salatiga kini resmi diemban Akbar Febri Hardiyanto, S.Tr.Pas., yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Subsi Pelayanan Tahanan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali.

Rotasi ini disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus optimalisasi pelayanan dan penguatan sistem pengamanan.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Momen sakral pengambilan sumpah jabatan menjadi puncak acara, disertai penandatanganan berita acara dan pakta integritas oleh para pejabat yang dilantik.

Baca Juga:  Parah, Oknum ASN Salatiga Diduga "Check In" Bareng Wanita Idaman Lain

Suasana haru dan penuh tanggung jawab terlihat jelas dari raut wajah para pejabat yang kini mengemban amanah baru.

Dalam sambutannya, Anton Adi Ristanto menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial atau perpindahan kursi jabatan.

“Jabatan struktural bukan sekadar posisi administratif, tetapi mandat kepemimpinan yang menuntut peran aktif, keterlibatan nyata, serta kemampuan manajerial yang mumpuni,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pejabat struktural harus hadir di tengah jajaran, memahami dinamika tugas di lapangan, serta mampu menjadi solusi dalam setiap persoalan.

Baca Juga:  Jejak Jaringan TPPO di Surabaya: Perekrut, Penampung, dan Penyalur Terlibat

“Sebagai pejabat struktural, Saudara tidak hanya mengarahkan pekerjaan dari balik meja. Kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang membimbing, membina, dan memberikan solusi,” tandas Anton dengan nada tegas.

Dengan pelantikan ini, Rutan Salatiga diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pemasyarakatan. Adaptasi cepat, integritas, serta profesionalisme menjadi kunci agar pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat dapat berjalan optimal.

Langkah penyegaran ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Rutan Salatiga terus bergerak dinamis dalam memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas kinerja di berbagai lini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!