Perempuan Muda Harus Berani Bersinar! Pesan Tegas Lilik Hendarwati di DPRD Jatim
Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Semangat perubahan menggema dari Ruang Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Selasa (10/2/2026). Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati, menyerukan pesan kuat kepada anak muda perempuan: jangan ragu tampil dan ambil peran di ruang publik!
Ajakan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan komunitas Gema Pertiwi Surabaya. Pertemuan berlangsung hangat, penuh dialog dan semangat kolaborasi. Di hadapan para anggota yang mayoritas berasal dari kalangan generasi Z, Lilik berbicara lugas soal potensi besar perempuan muda sebagai agen perubahan.
“Anak-anak muda perempuan jangan ragu untuk tampil dan berkontribusi. Kita semua punya kesempatan untuk memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” tegas Lilik.
Menurut Lilik, kontribusi sosial tidak harus selalu melalui jalur politik. Perempuan muda bisa berperan melalui berbagai bidang pendidikan, sosial, ekonomi kreatif, hingga kegiatan kemasyarakatan sesuai minat dan passion masing-masing.
Ia menekankan, yang terpenting bukan posisi atau jabatan, melainkan dampak yang dihasilkan.
“Tidak harus menjadi politisi untuk bisa berkontribusi. Yang terpenting adalah bagaimana kita meninggalkan jejak kebaikan dan membawa dampak positif,” tuturnya.
Pesan ini disambut antusias oleh para peserta. Diskusi berkembang pada isu kepemimpinan perempuan, tantangan generasi muda, hingga pentingnya membangun jaringan dan keberanian mengambil peluang.
Sebagai seorang ibu sekaligus legislator, Lilik juga berbagi pengalaman pribadi. Ia menegaskan bahwa peran perempuan di ruang publik tetap bisa berjalan selaras dengan peran di keluarga.
Kuncinya, kata dia, terletak pada manajemen prioritas, komunikasi yang sehat, dan dukungan dari orang-orang terdekat.
“Perempuan tidak perlu memilih salah satu. Dengan pengaturan yang baik dan dukungan keluarga, kita bisa menjalankan keduanya secara seimbang,” ujarnya.
Baginya, kemandirian dan tanggung jawab harus ditanamkan sejak dini. Karakter yang kuat menjadi pondasi agar perempuan siap menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.
“Kemandirian dan tanggung jawab itu harus dilatih. Dengan karakter yang kuat, perempuan akan lebih siap menghadapi tantangan dan mengambil peran di masyarakat,” jelasnya.
Di hadapan anggota Gema Pertiwi, Lilik juga menekankan pentingnya aktif berorganisasi. Ia menyebut organisasi sebagai “laboratorium kehidupan” tempat belajar kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepekaan sosial.
Menurutnya, generasi Z memiliki energi, kreativitas, dan akses informasi yang luas. Tinggal bagaimana potensi tersebut diarahkan untuk kegiatan yang produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Ia pun menyambut baik kehadiran Gema Pertiwi sebagai komunitas pemberdayaan perempuan muda di Surabaya. Lilik berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi berlanjut dalam bentuk kolaborasi program, diskusi rutin, hingga pendampingan.
“Saya mengapresiasi semangat anak-anak muda yang ingin bergerak dan belajar. Sepanjang saya bisa mendukung, tentu akan saya bantu,” pungkasnya penuh optimisme.
Dengan semangat yang menggelora dari ruang fraksi itu, satu pesan menguat: perempuan muda bukan hanya pelengkap sejarah, tetapi penentu arah perubahan. Kini saatnya mereka melangkah, berani, dan memberi arti bagi masyarakat. (*)



Tinggalkan Balasan