Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang momen puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri, aparat kepolisian bergerak cepat. Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengintensifkan pengamanan di kawasan strategis, khususnya akses menuju Jembatan Suramadu, demi memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan lancar.

Sejak Kamis (19/2/2026), puluhan personel gabungan disiagakan di depan Pos Suramadu. Mereka terdiri dari anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) serta unsur satuan fungsi lainnya yang bersinergi penuh dalam mengurai kepadatan kendaraan menuju Pulau Madura.

Baca Juga:  Kloter Pertama Masuk Asrama Embarkasi Donohudan, dengan Layanan Terpadu dan Fasilitas Ramah Lansia

Pantauan di lapangan menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan. Arus didominasi oleh pemudik roda dua yang memadati jalur penghubung antara Surabaya dan Pulau Madura. Meski begitu, situasi lalu lintas masih terpantau dalam kondisi ramai namun tetap terkendali.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Suroto, menegaskan bahwa kehadiran petugas di titik krusial bertujuan memberikan rasa aman sekaligus pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Terjadi peningkatan jumlah kendaraan, terutama roda dua. Namun hingga saat ini kondisi lalu lintas masih ramai lancar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Operasi Ketupat Semeru 2025: Pemkab Sidoarjo Kerahkan 565 Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran

Tak hanya mengatur arus kendaraan, petugas juga aktif memberikan bantuan kepada pengendara yang mengalami kendala di jalan. Edukasi keselamatan pun terus digencarkan, terutama terkait kondisi cuaca yang belakangan tidak menentu.

Iptu Suroto mengingatkan para pemudik agar tidak memaksakan perjalanan jika cuaca memburuk. Keselamatan, menurutnya, harus menjadi prioritas utama.

“Jika cuaca ekstrem atau kondisi perjalanan tidak memungkinkan, sebaiknya segera menepi dan beristirahat di tempat aman. Jangan memaksakan diri menyeberang,” tegasnya.

Baca Juga:  Seorang Anggota Polisi Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Ini Jelasnya

Lebih lanjut, ia menyebut pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung tradisi “toron” atau pulang kampung bagi masyarakat Madura setiap Lebaran.

Dengan kehadiran aparat di lapangan, diharapkan perjalanan mudik tidak hanya lancar, tetapi juga aman dan nyaman hingga sampai ke kampung halaman.

“Semoga masyarakat bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan tanpa hambatan di perjalanan,” pungkasnya. (*)