Plt Bupati Sidoarjo Subandi Pimpin Langsung Normalisasi Sungai Wunut, Fokus Kurangi Banjir di Daerah Rawan

Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Upaya konkret untuk mengatasi banjir terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di bawah kepemimpinan Plt Bupati Subandi. Tidak hanya memberi arahan, Subandi turut memimpin langsung kerja bakti normalisasi Sungai Wunut pada Jumat (3/1/2025).

Bersama personel Kodim 0816 dan sejumlah pejabat daerah, ia memimpin pembersihan sungai yang menjadi salah satu titik kritis dalam aliran air antara Kecamatan Porong dan Tangulangin.

Baca Juga:  Utang Berujung Maut! Perampokan Berdarah Juragan Sate Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas, Pelaku Diringkus di Kudus

Sungai Wunut menjadi prioritas utama karena dipenuhi eceng gondok sepanjang 1,5 kilometer, yang menghambat aliran air dan memicu banjir di sekitar Desa Wunut, Pamotan, dan Candi Pari. Sebagai bagian dari program besar normalisasi sungai, kegiatan serupa juga dilakukan serentak di 18 lokasi rawan banjir di Sidoarjo.

Pemkab Sidoarjo mengerahkan alat berat dan truk pengangkut sampah untuk membersihkan tumpukan eceng gondok dan sampah lainnya. Langkah ini bertujuan mengurangi risiko banjir yang kerap melanda saat musim hujan.

Baca Juga:  Potensi Tanpa Batas: Surabaya Rayakan Kreativitas 437 Siswa Disabilitas Lewat Ajang Lomba Inklusif Berskala Kota

Dalam keterangannya, Subandi menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan.

“Sungai Wunut sudah lama tidak terawat, dan itu menjadi penyebab utama banjir di desa-desa sekitar. Normalisasi ini bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga langkah awal perawatan yang harus dilakukan bersama-sama. Semua pihak, termasuk OPD, kecamatan, kelurahan, desa, dan masyarakat, harus rutin menjaga kebersihan sungai,” ujar Subandi.

Baca Juga:  Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru: AKBP Anita Indah Setyaningrum Resmi Pimpin Polres Magelang Kota

Ia juga mengapresiasi keterlibatan siswa sekolah dalam program ini, sebagai langkah edukasi agar generasi muda lebih peduli terhadap lingkungan.

Kepala Desa Wunut, Puji, menyampaikan rasa terima kasih atas langkah responsif pemerintah. Ia berharap normalisasi ini membawa dampak nyata bagi desanya, yang sering terdampak banjir.

Baca Juga:  Sebanyak 234 Pelajar Jawa Timur Dikukuhkan Jadi Duta Kamtibmas: Generasi Emas Penjaga Perdamaian Sekolah

“Banjir selalu menjadi momok bagi warga kami. Dengan langkah ini, kami optimis kondisi akan jauh lebih baik. Semoga program ini juga bisa diterapkan untuk sungai-sungai lain di wilayah Sidoarjo,” ungkap Puji.

Dengan dilakukannya normalisasi sungai secara masif, Pemkab Sidoarjo menunjukkan komitmen serius dalam menangani permasalahan banjir. Tidak hanya memberikan solusi sementara, upaya ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sungai yang lebih baik demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!