Laporan: Ninis Indrawati

MALANG | SUARAGLOBAL.COM — Kepolisian Resor (Polres) Malang Polda Jawa Timur menerapkan pengamanan berlapis dalam rangka kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto Djojohadikusumo, beserta rombongan di wilayah Kabupaten Malang, Selasa (13/1/2026).

Agenda kunjungan Presiden Prabowo di wilayah Malang terfokus pada peresmian Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara Kampus Malang yang berlokasi di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak. Kehadiran kampus baru ini merupakan bagian dari pengembangan SMA Taruna Nusantara yang selama ini berpusat di Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga:  Isuzu Tergelincir di Tol Salatiga, Dua Penumpang Alami Luka-Luka dan Dilarikan ke Rumah Sakit 

Dalam tahun ajaran 2025/2026, SMA Taruna Nusantara Kampus Malang telah menerima 240 siswa baru Angkatan ke-35 dan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 30 hektare dengan berbagai fasilitas penunjang pendidikan berbasis kedirgantaraan dan pertahanan negara.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif, Polres Malang mengerahkan sebanyak 650 personel yang ditempatkan di sepanjang rute perjalanan rombongan Presiden, area kegiatan, hingga sejumlah titik strategis di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Kanwil Ditjenpas Jateng Mantapkan Komitmen “Lapas/Rutan Bersinar”, Perang Total Lawan Narkoba Dimulai dari Dalam

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyampaikan bahwa pola pengamanan disusun secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan preventif serta pengaturan arus aktivitas masyarakat.

“Kami menyiapkan pengamanan secara menyeluruh, baik pada jalur, lokasi kegiatan, maupun titik-titik strategis lainnya. Tujuannya memastikan kunjungan Presiden RI di wilayah Kabupaten Malang berjalan aman, tertib, dan lancar,” ungkap AKP Bambang, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan Terbaik 3 Inovation Academy 2024 di Penutupan PKN Tingkat II BPSDM Jatim

Polres Malang juga menjalin koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk TNI, Pemkab Malang, dan perangkat wilayah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis, namun tetap mengutamakan standar pengamanan VVIP demi kelancaran seluruh agenda Presiden,” tambahnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dinyatakan terkendali dan tidak ditemukan gangguan yang dapat menghambat tahapan agenda kunjungan kerja Presiden. (*)