Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Suasana haru menyelimuti jajaran Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk setelah kabar duka datang dari Kecamatan Jatikalen. Ny. Istikomah Hadi Priyonggo, istri tercinta Kapolsek Jatikalen AKP Hadi Priyonggo, menghembuskan napas terakhir pada Rabu malam (13/8/2025) setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.

Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh anggota Polres Nganjuk dan Bhayangkari. Sebagai bentuk empati dan dukungan moril, Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Agnes Henri Noveri, mendatangi rumah duka di Desa Lumpangkuwik, Kecamatan Jatikalen, pada Kamis pagi (14/8/2025).

Baca Juga:  Mahasiswa UIN Salatiga Gelar Aksi: Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan dan Izin Tambang Kampus

Rombongan takziah terdiri dari Wakapolres KOMPOL Andria Diana Putra, S.E., M.H., para pejabat utama, Kapolsek jajaran, anggota Polri, dan perwakilan Bhayangkari. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa rasa persaudaraan dan solidaritas di lingkungan Polri tetap terjalin erat, terlebih saat salah satu keluarga besar kehilangan anggota tercintanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Nganjuk menyampaikan belasungkawa mendalam.

Baca Juga:  Diserbu Ratusan Pemudik, Pendaftaran Mudik Gratis di Gresik Capai 573 Orang di Hari Pertama

“Kami turut berduka cita atas kepergian almarhumah. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, mengampuni dosa-dosanya, dan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan untuk menghadapi cobaan ini,” ungkap AKBP Henri Noveri Santoso.

Senada dengan itu, Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk juga menyampaikan doa dan dukungan.

“Kami mendoakan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga besar Bhayangkari akan selalu saling mendukung di masa-masa sulit seperti ini,” ujar Ny. Agnes Henri Noveri.

Baca Juga:  Polres Blitar dan Pemkab Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg Jelang Ramadhan

Tak hanya sekadar ungkapan belasungkawa, kegiatan takziah ini juga mempererat hubungan kekeluargaan antara anggota Polres Nganjuk dan Bhayangkari. Nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang menjadi bagian dari kultur kepolisian tampak nyata dalam momen penuh haru ini.

Pemakaman almarhumah dilaksanakan pada hari yang sama, diiringi doa dari keluarga, kerabat, serta jajaran Polres Nganjuk. Semua berharap, perjuangan dan kebaikan yang telah dilakukan almarhumah semasa hidup menjadi ladang pahala yang terus mengalir. (*)