Polres Pasuruan dan BNNK Gelar Tes Urine dan Edukasi Anti-Narkoba di SMAN Taruna Madani Bangil

Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba terus diperkuat oleh Polres Pasuruan bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan. Hal itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan tes urine acak di SMAN Taruna Madani Bangil, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Bahaya Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba” tersebut menjadi bagian dari program pencegahan dini, khususnya di lingkungan pelajar yang rentan menjadi target penyalahgunaan narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, IPTU Yoyok Hardianto, S.H., M.H., menegaskan bahwa upaya preventif menjadi langkah strategis dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

“Remaja adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga dari ancaman narkoba. Edukasi ini penting agar mereka paham risiko dan memiliki kemampuan untuk menolak ajakan yang dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya.

Baca Juga:  Hadiah Kemerdekaan: 759 Warga Binaan Lapas Narkotika Pematangsiantar Terima Remisi, Enam Orang Raih Kebebasan

Materi Penyuluhan: Kenali Bahaya, Lindungi Masa Depan

Sekitar 200 siswa beserta tenaga pendidik mengikuti kegiatan sejak pukul 08.00 WIB. Penyuluhan diberikan oleh IPDA M. Fajar Indranata, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Pasuruan, bersama Brigadir Nur Tahiyyatul Azizah, S.H.

IPDA Fajar menjelaskan mulai dari jenis-jenis narkotika, efek samping dalam jangka pendek dan panjang, hingga faktor lingkungan yang sering menjadi pintu masuk keterlibatan remaja dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kontrol diri dan pergaulan adalah benteng utama. Pilih lingkungan yang positif, karena lingkungan yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat,” tegasnya.

Baca Juga:  Putra Sertu Sakiman Babinsa Koramil Sidomukti Raih Prestasi Nasional

Sementara itu, Brigadir Nur menambahkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga membawa konsekuensi hukum yang berat.

“Kami mengajak para siswa untuk berani berkata tidak dan menjadi agen anti-narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pesannya.

Tes Urine Acak: Deteksi Dini dan Penegasan Komitmen Sekolah Bersih Narkoba

Sebagai tindak lanjut nyata, tim BNNK Pasuruan melakukan tes urine acak kepada sejumlah siswa. Langkah ini bertujuan memastikan lingkungan sekolah tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus mendeteksi secara dini apabila terdapat indikasi penyimpangan.

Baca Juga:  Operasi Senyap ke Nusakambangan: Brimob Polda Sumut Kawal 100 Napi Berisiko Tinggi Lintas Pulau

Kegiatan berjalan tertib hingga pukul 10.30 WIB dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Pihak Sekolah Apresiasi Sinergi Aparat dan Pemerhati Pendidikan

Pihak SMAN Taruna Madani Bangil menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan langkah nyata aparat keamanan dalam menjaga para pelajarnya.

Kepala sekolah menilai kegiatan seperti ini sangat membantu menguatkan karakter disiplin serta kesadaran diri siswa dalam memilih pergaulan yang sehat dan produktif.

Dengan sinergi antara kepolisian, BNN, sekolah, dan para pelajar, upaya mewujudkan “Sekolah Bersih Narkoba” di Pasuruan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!