Polresta Malang Kota Jadi “Rumah Harapan” Keluarga Korban Kanjuruhan Lewat Program Polisi Penolongku

Laporan: Ninis Indrawati

MALANG KOTA | SUARAGLOBAL.COM – Kepedulian dan komitmen kemanusiaan Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur terhadap keluarga korban Tragedi Kanjuruhan kembali ditegaskan. Melalui program bertajuk “Polisi Penolongku”, Polresta Malang Kota menghadirkan pelayanan yang tidak sekadar bersifat formal, namun menyentuh langsung kebutuhan riil keluarga korban.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, saat bersilaturahmi dengan keluarga korban Kanjuruhan yang berdomisili di wilayah Kota Malang. Dalam pertemuan penuh empati itu, Kapolresta menegaskan bahwa Polresta Malang Kota hadir sebagai rumah yang menaungi, membersamai, dan memperjuangkan hak-hak keluarga korban secara berkelanjutan dan solutif.

“Polresta Malang Kota tidak hanya hadir hari ini, tetapi berkomitmen untuk terus mendampingi keluarga korban. Ini adalah tanggung jawab moral kami,” tegas Kombes Putu Kholis.

Baca Juga:  Truk Hino Alami Rem Blong di Veteran Salatiga, Tabrak Pohon tapi Sopir Selamat Tanpa Luka

Silaturahmi tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara Polri dan keluarga korban, sekaligus sarana menyerap aspirasi, mendengar kebutuhan yang dihadapi, serta memastikan negara hadir melalui pelayanan kepolisian yang humanis dan berkeadilan.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Polresta Malang Kota telah memberikan berbagai pendampingan, mulai dari bantuan hukum, fasilitasi pendidikan, layanan kesehatan, hingga penjajakan beasiswa bagi putra-putri keluarga korban Kanjuruhan.

Implementasi konkret dari arahan Kapolresta itu dijalankan oleh Kapolsek Sukun, Kompol Riyan Wahyuningtiyas, yang melakukan koordinasi langsung dengan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Negeri Kota Malang terkait pengurusan hak asuh anak korban Kanjuruhan, Rabu (28/1/2026).

Petugas Posbakum PN Kota Malang menjelaskan bahwa pengajuan hak asuh dilakukan langsung oleh pemohon, didaftarkan secara daring, dan Posbakum siap memberikan pendampingan hingga proses persidangan. Proses hukum tersebut diperkirakan rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan.

Baca Juga:  Hangatnya Silaturahmi di Tengah Rotasi: Kapolres Simalungun Gelar Temu Pisah Pejabat dalam Rangka Sertijab

Tak berhenti pada aspek hukum, kepedulian Polresta Malang Kota juga menyentuh masa depan pendidikan keluarga korban. Kompol Riyan turut melakukan koordinasi dengan bagian kemahasiswaan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Malang terkait permohonan beasiswa untuk adik kandung salah satu korban Kanjuruhan.

Diketahui, kakak korban selama ini menjadi tulang punggung keluarga dan membiayai pendidikan adiknya yang tengah menempuh kuliah di Fakultas Peternakan. Hasil koordinasi menyebutkan bahwa pengajuan beasiswa dilakukan melalui fakultas, dan mahasiswa bersangkutan, Emiliano, dijadwalkan menghadap bagian beasiswa Universitas Brawijaya untuk proses lanjutan.

Langkah-langkah tersebut merupakan aplikasi nyata dari gagasan “Program Layanan Polisi Penolongku”, sebuah konsep pelayanan Polri yang menempatkan aparat kepolisian sebagai sahabat, pendamping, sekaligus penolong masyarakat dalam aspek sosial dan kemanusiaan.

Baca Juga:  Kejar-kejaran di Mlandingan: Operasi Zebra Semeru 2025 Gagalkan Penggelapan Mobil Rental di Situbondo

Melalui Kapolsek Sukun, Kombes Putu Kholis kembali menegaskan bahwa program ini lahir dari kepedulian dan tanggung jawab moral Polri terhadap keluarga korban Kanjuruhan.

“Arahan Bapak Kapolresta jelas, Polresta Malang Kota harus menjadi rumah bagi keluarga korban Kanjuruhan,” ujar Kompol Riyan, Kamis (29/1/2026).

Oleh karena itu, Polresta Malang Kota terus berupaya mencarikan solusi menyeluruh, mulai dari pendampingan hak asuh anak, pendidikan, hingga memastikan aspirasi keluarga korban dapat tersampaikan kepada pemerintah daerah.

“Tujuan utamanya adalah memastikan keluarga dan putra-putri korban tetap memiliki masa depan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!