Laporan: Ninis Indrawati

BONDOWOSO | SUARAGLOBAL.COM – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Klabang, Bondowoso, pada Minggu dini hari menyebabkan tanah longsor di beberapa titik Desa Leprak. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan bangunan milik sejumlah warga, namun berkat gerak cepat aparat, situasi berhasil ditangani dengan baik.

Tiga Pilar Desa Leprak, yang terdiri dari Kepala Desa, Kapolsek Klabang Iptu Nissin, SH, serta Danramil Klabang, langsung mendatangi lokasi kejadian pada Senin (16/12/2024) pukul 10.30 WIB. Dengan melibatkan warga dan pihak terkait, mereka bergerak membersihkan material longsor serta memberikan dukungan kepada korban terdampak.

Baca Juga:  Kodim 0714/Salatiga Tegaskan Komitmen Dukung Keselamatan Berlalu Lintas dalam Operasi Keselamatan Candi 2025 di Wilayah Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang 

Akibat bencana ini, beberapa bangunan mengalami kerusakan cukup serius. Di Dusun Parse, RT 10 RW 02, dapur milik Bu Bay alias Halil roboh akibat derasnya hujan yang melanda. Di lokasi yang sama, kandang sapi milik warga bernama P. Dika juga ikut terdampak.

Sementara itu, di Dusun Leprak 2 RT 14 RW 04, dapur milik Tolak Afandi alias P. Sayid rusak tertimpa longsoran tanah, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp3.000.000.

Baca Juga:  Siaga 24 Jam, Kombes Rofiq Pastikan Call Center 110 Jadi Garda Pertama Keamanan Banyuwangi

Tak hanya itu, saluran air milik warga Salehoddin alias P. Selvi juga terkena dampak, namun tidak menimbulkan kerugian berarti. Di dekat sekolah MTS NU 03 dan MA Nurul Yaqin, longsor serupa terjadi namun dilaporkan tanpa kerusakan signifikan.

Kapolsek Klabang Iptu Nissin, SH, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Danramil dan Pemerintah Desa Leprak langsung turun tangan membantu warga.

Baca Juga:  Antisipasi Arus Balik Nataru 2024/2025: Strategi Polda Jatim Kelola Lalu Lintas

Kami bersama tim melakukan pembersihan material longsor dan memantau situasi untuk memastikan keselamatan warga,\” ujar Iptu Nissin.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di musim penghujan seperti sekarang.

Baca Juga:  HUT RI ke-80, Gubernur NTT Serahkan Remisi Umum dan Dasawarsa: 27 Warga Binaan Langsung Bebas

Kami sarankan warga terdampak untuk menghindari lokasi rawan longsor sementara waktu guna mencegah jatuhnya korban jiwa,\” tambahnya.

Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan perangkat desa untuk membantu warga dalam penyediaan bahan bangunan. “Harapannya, rumah yang rusak dapat segera diperbaiki dan kembali layak huni,” tuturnya.

Baca Juga:  Rem Diduga Blong! Dua Truk Hino Tabrakan Keras di Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Tiga Orang Jadi Korban 

Hingga saat ini, situasi di Desa Leprak telah terkendali. Aparat bersama warga terus memantau kondisi sekitar dan membersihkan sisa longsoran.

Kepala Desa Leprak bersama jajarannya berjanji akan terus mendampingi korban untuk memulihkan keadaan pasca-bencana.

Baca Juga:  Enam Kabupaten Jatim Bentuk Desa Tangguh Bencana

Dengan cuaca yang belum menentu, Kapolsek Klabang Iptu Nissin mengingatkan seluruh masyarakat di wilayahnya agar selalu waspada.

Bencana bisa datang kapan saja. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika terjadi situasi serupa,\” pungkasnya.

Baca Juga:  Kapolres Salatiga AKBP Veronica Pimpim Tanam Jagung Serentak Kuartal IV, Dukung Program Nasional Ketahanan Pangan

Berkat sinergi yang baik antara aparat dan warga, bencana ini dapat ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa. Namun, kewaspadaan tetap menjadi kunci untuk menghadapi musim penghujan di tahun ini. (*)