Produktif di Balik Jeruji! Rutan Salatiga Cetak Warga Binaan Terampil Lewat Budidaya Lele
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Suasana berbeda tampak di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga. Bukan sekadar rutinitas harian, kali ini para warga binaan bersama petugas larut dalam semangat panen raya lele yang sukses digelar pada Rabu (09/04/2026).
Sebanyak 65 kilogram ikan lele berhasil dipanen dari kolam budidaya yang dikelola langsung oleh warga binaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa di balik tembok rutan, proses pembinaan terus berjalan produktif dan penuh makna.
Panen tersebut bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga memiliki manfaat langsung. Hasil lele segar itu segera didistribusikan ke Dapur Sehat Rutan Salatiga guna memenuhi kebutuhan konsumsi harian warga binaan. Sementara sebagian lainnya dijual kepada petugas sebagai bagian dari pengembangan usaha produktif di lingkungan rutan.
Program budidaya lele ini merupakan bagian dari strategi besar pemanfaatan lahan kosong yang ada di dalam rutan. Langkah ini sekaligus mendukung implementasi program pembinaan berbasis kemandirian yang dicanangkan pemerintah, khususnya dalam meningkatkan keterampilan warga binaan.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Rondi, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menghasilkan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga.
“Program ini sangat positif. Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam rutan, juga memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan agar dapat mandiri setelah bebas nanti,” tegasnya.
Antusiasme juga datang dari warga binaan. Salah satunya, Hamam, yang terlibat langsung dalam proses budidaya. Ia mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat.
“Kami senang bisa ikut terlibat. Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, kami juga belajar cara beternak lele yang benar,” ungkapnya penuh semangat.
Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini menjadi simbol harapan baru. Bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga pada pemberdayaan dan masa depan.
Dengan keberhasilan ini, Rutan Salatiga terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan program pembinaan yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata baik bagi warga binaan maupun lingkungan sekitar. (*)





Tinggalkan Balasan