Ramadan Penuh Makna di Kejari Tanjung Perak, Tausiyah dan Buka Puasa Bersama Perkuat Integritas Aparat Hukum

Laporan: Iswahyudi Artya

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Aula R. Soeprapto Kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Surabaya. Di tengah nuansa Ramadan yang khidmat, keluarga besar Kejari Tanjung Perak menggelar kegiatan tausiyah Ramadan dan buka puasa bersama sebagai bentuk penguatan nilai integritas dan kebersamaan di lingkungan aparat penegak hukum.

Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak, Darwis Burhansyah, didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Tanjung Perak, Pearlin Darwis Burhansyah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala seksi, jajaran pegawai, hingga Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan Kejari Tanjung Perak.

Baca Juga:  Polres Sampang Berhasil Tangkap Dua Buron Curanmor, Ungkap Jejak Kejahatan di Tiga Lokasi

Dalam sambutannya, Darwis Burhansyah menegaskan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum penting bagi seluruh insan Adhyaksa untuk memperkuat nilai kejujuran, tanggung jawab, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Ramadan menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan keikhlasan, menjaga integritas, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan hukum yang profesional kepada masyarakat,” ungkap Darwis di hadapan para peserta kegiatan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Fifqi Al-Rais. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan bulan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri dan memperkuat nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi moral dalam menjalankan tugas.

Baca Juga:  Sarapan Dan Ngopi Bareng Ojol: Cara Humanis Dekat Dengan Warga Satpas Prototype Satlantas Polres Salatiga Edukasi Pentingnya SIM

Fifqi menekankan bahwa nilai kejujuran, amanah, serta tanggung jawab merupakan prinsip utama yang harus dimiliki oleh setiap aparat penegak hukum.

“Ramadan mengajarkan kita untuk menahan diri, menjaga hati, serta meningkatkan integritas. Nilai-nilai ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” tuturnya.

Tausiyah yang disampaikan dengan gaya komunikatif tersebut mendapat perhatian penuh dari para peserta yang mengikuti kegiatan dengan khidmat.

Menjelang waktu berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan agar seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Tanjung Perak senantiasa diberi kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Baca Juga:  Bersama Ulama, Wabup Mimik Serukan Sidoarjo yang Lebih Sejahtera dan Religius

Saat azan Magrib berkumandang, suasana pun berubah menjadi lebih hangat. Seluruh peserta menikmati momen buka puasa bersama, saling berbincang dan berbagi kebersamaan dalam nuansa persaudaraan.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial Ramadan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan Kejari Tanjung Perak.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar Kejaksaan Negeri Tanjung Perak berharap nilai integritas, kejujuran, serta kebersamaan yang diperkuat selama bulan Ramadan dapat terus terjaga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Lebih dari itu, momentum spiritual tersebut diharapkan mampu memperkokoh komitmen seluruh aparat untuk terus membangun institusi penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan dipercaya oleh masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!