Razia Humanis di Balik Jeruji, Rutan Salatiga Pastikan Nol Barang Terlarang

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana Bulan Suci Ramadan di Rumah Tahanan Negara Salatiga tetap berjalan khusyuk dan tertib. Untuk memastikan kondisi tetap aman dan kondusif, jajaran pengamanan menggelar razia kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa (3/3/2026).

Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Akbar Febri Handrian, S.Tr.Pas, bersama tim pengamanan. Fokus pemeriksaan kali ini menyasar kamar hunian 10 dan 11.

Baca Juga:  Ketua MPR RI Ahmad Muzani: "Menjadi Wartawan Itu Panggilan Hati, Bukan Sekadar Profesi"

Dengan pengawasan ketat, petugas memeriksa setiap sudut kamar, mulai dari tempat tidur, lemari penyimpanan, hingga barang-barang pribadi milik warga binaan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, terlebih di momen Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah.

Akbar Febri Handrian menegaskan bahwa kegiatan razia merupakan bagian dari prosedur rutin yang ditingkatkan intensitasnya selama bulan puasa. “Kami ingin memastikan lingkungan Rutan tetap steril dari benda terlarang maupun barang yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujarnya di sela kegiatan.

Baca Juga:  Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Polda Jatim Tebar Kepedulian Lewat Baksos dan Bakkes di Pesisir Surabaya

Hasilnya? Nihil temuan barang berbahaya. Tidak ditemukan senjata tajam, alat komunikasi ilegal, maupun benda lain yang dapat memicu gangguan keamanan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

Meski dilakukan secara menyeluruh, razia tetap mengedepankan pendekatan humanis. Petugas memberikan penjelasan kepada warga binaan mengenai tujuan kegiatan serta pentingnya menjaga ketertiban bersama.

Baca Juga:  15 Narapidana Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan: Ditjenpas Perkuat Stabilitas dan Tata Kelola Keamanan Nasional

Menurut Akbar, komitmen menjaga keamanan bukan sekadar formalitas. “Rutan Salatiga berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib, sehingga warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan nyaman, terutama di bulan suci Ramadan,” tegasnya.

Dengan pengamanan yang diperketat dan pengawasan rutin, pihak Rutan berharap suasana Ramadan di balik jeruji tetap berjalan khidmat, aman, dan penuh makna bagi seluruh warga binaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!