Rem, Ban, hingga Sopir Dicek Total! Ops Keselamatan Semeru 2026 Polresta Malang Kota Sisir Bus dan Angkot
Laporan: Ninis Indrawati
MALANG KOTA | SUARAGLOBAL.COM – Keselamatan penumpang tak bisa ditawar. Itulah komitmen tegas yang ditunjukkan Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026. Melalui kegiatan ramp check besar-besaran, aparat kepolisian memastikan seluruh armada bus dan angkutan kota (angkot) benar-benar laik jalan dan aman beroperasi.
Dipimpin langsung Satlantas Polresta Malang Kota, kegiatan ramp check ini digelar terpadu bersama Petugas Kementerian Perhubungan Darat serta Dinas Perhubungan Kota Malang, menyasar Terminal Tipe A Arjosari, hingga menyisir langsung garasi Perusahaan Otobus (PO) dan armada angkot yang beroperasi di wilayah Kota Malang.
Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Rio Angga Prasetyo, menegaskan bahwa ramp check menjadi bagian krusial dalam rangkaian Ops Keselamatan Semeru 2026.
“Sasarannya jelas, mulai dari bus AKAP, AKDP, hingga angkutan dalam kota atau angkot. Semua kami periksa tanpa terkecuali,” tegas AKP Rio, Selasa (03/02/2026).
Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai upaya perlindungan maksimal terhadap penumpang dan awak armada, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
“Kami ingin memastikan setiap kendaraan yang beroperasi benar-benar siap. Kendaraannya laik jalan, sopirnya sehat, dan administrasinya lengkap. Pencegahan kecelakaan harus dimulai dari hulu,” ujar AKP Rio.
Tak hanya berhenti di Terminal Arjosari, tim gabungan juga turun langsung ke garasi PO dan travel di wilayah Kota Malang. Di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kondisi fisik kendaraan, hingga kelengkapan surat-surat.
Bersama Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Juana Gita, AKP Rio mengecek SIM, STNK, KIR, hingga izin trayek. Armada yang lolos pemeriksaan kemudian ditempeli stiker khusus ramp check sebagai tanda resmi kendaraan laik jalan dan aman dioperasikan.
Iptu Juana Gita menambahkan, ramp check dilakukan secara detail dan menyeluruh, tidak hanya berfokus pada mesin kendaraan.
“Faktor manusia juga sangat penting. Sopir harus sehat dan kendaraan harus benar-benar layak. Kombinasi keduanya menjadi kunci utama mencegah kecelakaan dan menekan fatalitas korban di jalan raya,” jelasnya.
Dalam ramp check tersebut, petugas memastikan seluruh komponen keselamatan berfungsi optimal. Tahapan pemeriksaan meliputi lampu-lampu, sistem rem, kondisi ban, wiper, APAR, safety hammer, hingga kotak P3K.
Selain ramp check, Polresta Malang Kota juga menggencarkan sosialisasi Ops Keselamatan Semeru 2026 kepada sopir angkot, pengemudi ojek online, hingga pelajar di sekolah-sekolah. Edukasi ini dilakukan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
Melalui ramp check yang dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten, Polresta Malang Kota Polda Jatim berharap potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan, sehingga keselamatan masyarakat benar-benar terjaga, tidak hanya selama Operasi Keselamatan Semeru 2026, namun juga untuk jangka panjang. (*)


Tinggalkan Balasan