Kondisi korban gantung diri saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di dapur rumah korban Dusun Krajan, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang

Ungaran, beritaglobal.net – Warga Dusun Krajan RT 01 RW 02, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dikejutkan oleh kondisi seorang ibu rumah tangga, Komariah (48), ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya, Senin (07/05/2018) sekira pukul 10.00 WIB.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gelar Doa Bersama untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem di Awal Tahun 2025

Berdasar data diterima beritaglobal.net, peristiwa gantung diri Komariah, saat seorang tetangga korban, Purwati (31), memanggil – manggil korban, dikarenakan akan diadakan pertemuan Penerima Keluarga Harapan (PKH) di rumah korban. Karena tidak ada jawaban dari pemilik rumah, kemudian Purwati masuk ke dalam rumah dan mencari korban ke beberapa ruangan. Hingga akhirnya Purwati mendapati korban dalam kondisi tergantung di blandar dapur dengan seutas selendang berwarna coklat di lehernya.

Baca Juga:  Semarak Kemerdekaan di Ujung Timur Indonesia: Ribuan Warga Merauke Tumpah Ruah Merayakan HUT RI ke-79 Bersama TNI AL

Kapolsek Tuntang AKP K. Susanto saat dikonfirmasi beritaglobal.net, Senin (07/05/2018), membenarkan atas peristiwa gantung diri seorang warga di Dusun Karajan RT 01 RW 02, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang.

“Benar Mas, telah ada warga gantung diri,” ungkap Kapolsek Tuntang singkat.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi menjelaskan, “Mendapat laporan warga, petugas bersama tim medis langung tiba dilokasi untuk melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan tidak di temukan tanda-tanda kekerasan, sehingga korban dinyatakan murni bunuh diri,” kata AKP Teguh.

Baca Juga:  “Salativerse” Menembus Dunia: Santri SMP Salatiga Raih Emas Internasional Lewat Aplikasi Budaya Berbasis AR

Keluarga korban menyatakan telah memerima kejadian ini sebagai musibah, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, lalu jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga yang diterima oleh Kades Tlogo untuk dimakamkan. (Agus S/Dwi K)