Rumah Warga Kesugihan Cilacap Jadi Sarang Ganja, Polisi Razia dan Amankan Pelaku beserta 2,2 Gram Sabu

Laporan: Widodo Mei Dwi

CILACAP | SUARAGLOBAL.COM – Polresta Cilacap melalui Satuan Reserse Narkoba bergerak cepat mengungkap penyalahgunaan narkotika jenis ganja seberat 2,20 gram di wilayah Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Selasa (13/01/2026).

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai peredaran narkotika di Kesugihan. Petugas Satresnark langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan seorang pelaku berinisial SR (26), warga setempat, di rumahnya. Saat penggeledahan, polisi menemukan ganja serta barang bukti pendukung lainnya.

Baca Juga:  Rapat Pleno Pilkades Jumputrejo Tetapkan Dua Calon dan Nomor Urut Kades

Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo, menjelaskan bahwa razia ini bagian dari komitmen polisi melindungi masyarakat dari ancaman narkotika. “Informasi dari masyarakat sangat membantu kami bertindak cepat,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Dari pemeriksaan awal, SR mengaku membeli ganja tersebut dari seseorang di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, seharga Rp200 ribu untuk konsumsi pribadi. Meski sementara dikategorikan sebagai pengguna, penyidik terus kembangkan kasus untuk telusuri jaringan pasokannya.

Baca Juga:  Aksi Pencurian Kotak Amal Dini Hari: Pemuda Surabaya Digerebek Warga Saat Mencongkel di Mushola, Akhirnya Berurusan Dengan Polisi

Ipda Galih menegaskan, Polresta Cilacap tak hanya tegas menegakkan hukum, tapi juga cegah peredaran narkotika. “Kami ajak masyarakat aktif lapor. Kerja sama Polri dan warga kunci ciptakan lingkungan bebas narkoba,” tegasnya.

Baca Juga:  OPS Patuh Candi2025: Satlantas Polres Semarang Gaungkan Tertib Lalu Lintas dan Anti-Bullying di SD, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) jo. Pasal 111 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2023 jo. Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara hingga 20 tahun dan denda Rp10 miliar. Saat ini, SR dan barang bukti disimpan di Mapolresta Cilacap untuk penyidikan lanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!