Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga terus memperkuat sistem keamanan dan ketertiban melalui penerapan program kontrol dan piket yang lebih terstruktur dan intensif. Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi utama untuk menjaga situasi rutan tetap aman, kondusif, dan bebas dari potensi gangguan.

Program tersebut diberlakukan sebagai respon terhadap dinamika lingkungan pemasyarakatan yang menuntut kewaspadaan tinggi serta tata kelola keamanan yang semakin adaptif. Anton menyampaikan bahwa peningkatan kualitas kontrol serta pengawasan menjadi elemen penting untuk memastikan keamanan berjalan optimal.

Baca Juga:  Dandim dan Pejabat Pemkab Cilacap Ikuti Upacara Peringatan HUT ke-75 TNI Secara Virtual

“Memperkuat sistem keamanan tentunya kami ingin selalu memastikan Rutan Salatiga dalam keadaan aman dan kondusif melalui program kontrol dan piket,” ujarnya pada Sabtu malam (22/11/25).

Piket dan Kontrol Dimaksimalkan

Anton menjelaskan bahwa penguatan sistem dilakukan dengan memaksimalkan jadwal piket, baik oleh pejabat struktural maupun staf. Dengan pola piket yang lebih terjadwal, setiap area, aktivitas, serta potensi kerawanan dapat diawasi dengan lebih cermat.

“Kami terus melaksanakan berbagai macam program untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Selain adanya tim regu pengamanan, juga dari petugas staf dan struktural yang rutin melaksanakan kontrol maupun tugas piket,” tegasnya.

Baca Juga:  Meneladani Rasulullah di Tengah Ujian: Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Agung Demak Penuh Makna

Program kontrol yang diperkuat ini mencakup pemeriksaan berkala, monitoring area blok hunian, pengawasan aktivitas warga binaan, hingga deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.

Sinergi dengan TNI-Polri

Tidak hanya mengandalkan sistem internal, Rutan Salatiga juga memperkuat kerja sama dengan Polri dan TNI. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem keamanan yang terpadu sekaligus memperkuat kedisiplinan dan mitigasi risiko.

“Selain sistem keamanan internal kami juga menggandeng TNI-Polri untuk memperkuat sinergi dan wujud komitmen kami untuk menjaga keharmonisan antarinstansi sekaligus meningkatkan keamanan dan pelayanan di Rutan,” tambah Anton.

Baca Juga:  Gangster Resahkan Warga Gresik, Satreskrim Bergerak Cepat Amankan Enam Terduga Pelaku

Razia Rutin dan Penguatan SDM

Sebagai langkah preventif tambahan, Rutan Salatiga juga secara rutin menggelar razia dan penggeledahan di blok hunian untuk memastikan tidak ada pelanggaran tata tertib. Razia ini menyasar barang-barang terlarang, potensi penyalahgunaan fasilitas, hingga pelanggaran lain yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Di sisi lain, penguatan sumber daya manusia (SDM) juga dilakukan untuk memastikan setiap petugas memiliki integritas, disiplin, serta kompetensi dalam menjalankan tugas.

Upaya berkelanjutan ini menjadi bentuk komitmen Rutan Salatiga dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mengedepankan profesionalitas dalam pelayanan. (*)