Safari Ramadan di Surabaya, Kapolri Ajak Jaga Persatuan dan Pastikan Mudik Lebaran Aman
Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Gedung Mahameru Mapolda Jawa Timur saat Kapolri Listyo Sigit Prabowo menggelar Safari Ramadan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang sarat pesan kebangsaan ini menjadi ajang silaturahmi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat Jawa Timur.
Acara tersebut dihadiri Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, jajaran Forkopimda Jawa Timur, pimpinan TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan buruh dan seniman.
Safari Ramadan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Dalam suasana religius tersebut, Kapolri menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga momentum memperkuat persatuan bangsa.
“Kami bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri melaksanakan Safari Ramadan sekaligus buka puasa bersama dengan para ulama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, seniman hingga buruh. Ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang selama ini kami laksanakan,” ujar Kapolri.
Pesan Kebangsaan di Tengah Tantangan Global
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyinggung kondisi global yang saat ini tengah diwarnai berbagai ketegangan geopolitik dan tantangan ekonomi dunia.
Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan kewaspadaan sekaligus langkah mitigasi dari seluruh komponen bangsa agar stabilitas nasional tetap terjaga.
Ia menegaskan pemerintah terus menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi potensi dampak krisis global, termasuk kemungkinan lonjakan harga energi. Namun masyarakat diminta tidak perlu khawatir, karena pemerintah memastikan stabilitas harga bahan bakar bersubsidi tetap terjaga.
“Pemerintah sudah menyampaikan bahwa harga BBM bersubsidi tetap dijaga sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan panic buying,” jelasnya.
Dukung Program Strategis Pemerintah
Kapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung berbagai program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian nasional.
Program tersebut antara lain penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, serta hilirisasi industri yang diyakini mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus memaksimalkan pengelolaan sumber daya alam Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi masyarakat luas.
Tak hanya berbicara soal kebangsaan dan ekonomi, Kapolri juga memastikan kesiapan jajaran Polri dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2026.
Ia menyampaikan bahwa pengamanan mudik telah dimulai melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang diawali dengan kegiatan gelar pasukan di berbagai daerah.
“Polri telah menempatkan personel di pos pengamanan, pos pelayanan, pos terpadu serta di sepanjang jalur mudik baik tol, jalur arteri maupun jalur penyeberangan untuk memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain pengamanan, berbagai fasilitas juga telah disiapkan bagi para pemudik. Mulai dari tempat istirahat, pembagian takjil, persiapan sahur, hingga layanan pemeriksaan kesehatan di pos-pos pelayanan.
Kapolri juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Ia meminta pemudik tidak memaksakan diri berkendara jika kondisi tubuh sudah lelah.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar hati-hati di jalan, jangan memaksakan diri untuk cepat sampai. Jika lelah silakan beristirahat di rest area, pos pelayanan atau pos terpadu yang telah kami siapkan,” pesannya.
Dengan berbagai langkah pengamanan dan fasilitas yang telah disiapkan, Polri berharap arus mudik dan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Safari Ramadan di Jawa Timur pun menjadi simbol kuat sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan lancar hingga masyarakat tiba dengan selamat di kampung halaman. (*)



Tinggalkan Balasan