Sahur On The Road Jadi Ajang Curhat Lalu Lintas, Polisi Gandeng Ojol

Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Suasana dini hari di Kota Delta terasa berbeda. Di tengah udara yang masih dingin dan jalanan yang belum sepenuhnya ramai, jajaran Polresta Sidoarjo turun langsung ke lapangan. Bukan untuk razia, melainkan menggelar Sahur On The Road bersama komunitas ojek online (ojol) demi memperkuat sinergitas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan.

Kegiatan yang digelar di Warkop Ojol Kamtibmas Satlantas Polresta Sidoarjo itu rutin dilakukan hampir setiap dini hari menjelang waktu sahur. Polanya berpindah-pindah tempat, menyasar titik-titik strategis tempat para driver ojol biasa mangkal.

Sejumlah perwira dan anggota Satlantas Polresta Sidoarjo terlihat berkeliling, menyambangi para pengemudi yang tengah menunggu orderan. Suasana pun cair. Sambil menyantap hidangan sahur sederhana, obrolan hangat soal kondisi jalanan hingga potensi gangguan keamanan mengalir tanpa sekat.

Baca Juga:  Turun Dari Melaut Karena Corona Hingga Menempati Pulau Sebaru, Begini Keseharian WNI ABK World Dream

Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar makan sahur bersama.

“Dalam momen Sahur On The Road di Warkop Ojol Kamtibmas ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polisi dan ojek online, sehingga berbagai informasi di jalan raya bisa kami akomodasi dan tindak lanjuti dengan cepat dan tuntas,” ujar AKP Yudhi, Minggu (20/2/2026).

Menurutnya, para pengemudi ojol adalah mitra strategis kepolisian. Mobilitas mereka yang tinggi, terutama pada malam hingga dini hari, membuat mereka menjadi “mata dan telinga” di jalan raya. Mereka kerap mengetahui lebih dulu adanya kemacetan, kecelakaan, hingga potensi tindak kriminalitas.

Baca Juga:  Cegah Provokasi, Polres Nganjuk Tanamkan Literasi Digital dan Kesadaran Hukum di Kalangan Pelajar SMAN 2 Nganjuk

Dalam suasana santai tersebut, perwakilan ojol menyampaikan berbagai masukan. Mulai dari titik rawan kemacetan, lokasi yang sering terjadi pelanggaran lalu lintas, hingga area yang dinilai rawan kecelakaan maupun kejahatan jalanan.

AKP Yudhi menambahkan, kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat respons kepolisian terhadap laporan masyarakat, terlebih saat Ramadan ketika mobilitas warga meningkat drastis, khususnya pada malam hari hingga menjelang sahur.

“Khususnya selama Ramadan ketika mobilitas warga cenderung meningkat, terutama pada malam hingga dini hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Wahyu, salah satu pengemudi ojol di Sidoarjo, mengaku senang dengan pendekatan humanis yang dilakukan polisi. Ia menilai komunikasi langsung seperti ini sangat membantu koordinasi ketika terjadi sesuatu di lapangan.

Baca Juga:  Bongkar Jaringan Terorganisir, Polres Nganjuk Tangkap 4 Pengedar Narkoba di Prambon dan Tanjunganom

“Alhamdulillah, selain bisa makan sahur bersama, kami juga bisa sharing dan berbagi informasi dalam momen Sahur On The Road ini,” kata Wahyu.

Tak berhenti di situ, Satlantas Polresta Sidoarjo juga berencana membuka Warkop Ojol Peduli Kamtibmas di sejumlah titik keramaian. Program ini diharapkan menjadi ruang diskusi rutin antara polisi dan ojol, sekaligus posko informal berbasis komunitas untuk menjaga keamanan lalu lintas di wilayah Sidoarjo.

Dengan konsep sederhana namun penuh makna, Sahur On The Road ini menjadi bukti bahwa menjaga kamtibmas tak melulu soal penindakan. Di bulan penuh berkah, sinergi dan komunikasi justru menjadi kunci menciptakan jalanan yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Sidoarjo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!