Setetes Darah, Sejuta Harapan: HPN 2026 Bondowoso Penuh Kepedulian

Laporan: Ninis Indrawati

BONDOWOSO | SUARAGLOBAL.COM – Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Bondowoso tak sekadar menjadi ajang seremoni dan pidato kebangsaan. Di balik gegap gempita peringatan HPN dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), hadir sebuah panggung kepedulian yang benar-benar menyentuh hati masyarakat.

Bertempat di Rest Area Kampung Kopi Kluncing, Kecamatan Sumberwringin, Rabu (11/2/2026), peringatan HPN menjelma menjadi gerakan sosial yang sarat makna. Bukan hanya insan pers yang menjadi sorotan, tetapi juga warga yang menerima manfaat langsung dari aksi kemanusiaan tersebut.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I, serta Ketua PWI Bondowoso Sinca Ari Pangestu, bersama jajaran wartawan dan elemen masyarakat lainnya.

Baca Juga:  Kapolres Pasuruan Sambangi Ponpes Ngalah: Sinergi Ulama dan Polri Demi Kamtibmas Kondusif

Rangkaian kegiatan bakti sosial menjadi inti dari peringatan HPN kali ini. Santunan diberikan kepada anak yatim dan kaum duafa. Warga juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Tak hanya itu, kegiatan donor darah turut digelar dengan melibatkan anggota Polri, insan pers, dan masyarakat umum.

Suasana berlangsung hangat. Senyum anak-anak yatim yang menerima santunan, warga yang antusias memeriksakan kesehatan, hingga para pendonor darah yang rela berbagi setetes kehidupan menjadi pemandangan yang sarat nilai kemanusiaan.

Momentum ini menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor Polri, pemerintah daerah, dan pers yang bersatu bukan hanya dalam narasi, tetapi dalam aksi nyata.

Baca Juga:  Alat Panahan Ditemukan Tim Densus 88 AT Mabes Polri Saat Geledah Rumah Terduga Teroris di Salatiga

Dalam sambutannya, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa semangat HPN tidak hanya berbicara tentang kebebasan pers, tetapi juga tentang tanggung jawab moral untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pers adalah cahaya informasi bagi masyarakat. Di momen HPN ini, kita ingin menghadirkan makna yang lebih luas, bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan insan pers harus memberi dampak nyata. Bakti sosial ini adalah wujud kepedulian sekaligus penguatan kebersamaan dalam membangun Bondowoso yang lebih peduli dan berdaya,” tegasnya.

Kapolres yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial ini juga menekankan bahwa kepedulian adalah fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat.

Baca Juga:  Sinergi TNI Bersama Masyarakat Boyolali: Karya Bakti Bersihkan Sungai, Cegah Banjir di Bendosari

Menurutnya, keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga tentang membangun empati, mempererat solidaritas, dan menghadirkan rasa kehadiran negara di tengah masyarakat.

HPN 2026 di Bondowoso meninggalkan pesan kuat: pers dan Polri bukan sekadar mitra dalam pemberitaan, tetapi sahabat dalam aksi kemanusiaan.

Perayaan kali ini membuktikan bahwa makna terbesar sebuah peringatan bukanlah pada kemeriahannya, melainkan pada manfaat yang dirasakan masyarakat.

Di tengah semangat demokrasi dan kebebasan informasi, Bondowoso memilih untuk merayakan HPN dengan sentuhan empati menguatkan kebersamaan, menebar kepedulian, dan menyalakan harapan.

Karena sejatinya, perayaan terbaik adalah yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi sesama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!