Shalawat Menggema, Polisi Berjaga: Isra’ Mi’raj di Masjid Darul Amal Berjalan Lancar dan Khidmat, Kapolres Salatiga Turut Hadir
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Aroma khusyuk menyelimuti Kompleks Kampus I UIN Salatiga siang itu. Tepat pukul 12.30 WIB, Sabtu (17/01/2026), ribuan jamaah memadati Masjid Darul Amal untuk mengikuti pengajian dalam rangka Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2026 M. Acara yang digelar oleh Majelis Taklim Muslimat dan Fatayat NU Kota Salatiga itu turut dihadiri Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya memimpin apel pengamanan guna memastikan jalannya kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keberkahan.
Kurang lebih 1.000 jamaah hadir memenuhi saf-saf masjid, mulai dari jamaah Muslimat, Fatayat, IPPNU, hingga para santri Hadroh Nahdatul Nisa’ dan Hadroh Al-Mahmudah Tingkir Tengah yang mengiringi kegiatan dengan syair-syair pujian kepada Baginda Nabi.
Tema Religius: Menyimak Jejak Nabi Menuju Ridho Ilahi
Pengajian tahun ini mengusung tema yang sarat makna, yaitu “Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Menggapai Kebahagiaan yang Hakiki untuk Meraih Ridho Ilahi”. KH. Faqih Mabrur tampil sebagai penceramah utama, mengupas perjalanan agung Isra’ Mi’raj sebagai pedoman spiritual umat.
Tampak hadir pula tokoh-tokoh NU Kota Salatiga seperti Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Salatiga Prof. Dr. Ilya Muhsin, M.Si., Drs., Ketua PC Muslimat NU Kota Salatiga Nyai Hj. Latifah Zoemri, jajaran pengurus Muslimat dan Fatayat, serta tokoh perempuan pesantren dan kader-kader muda nahdliyin.
Kapolres Pimpin Apel: Ibadah Aman, Jamaah Tentram
Sebelum masuk ruang ibadah, AKBP Ade Papa Rihi lebih dulu memimpin apel pengamanan di halaman masjid. Ratusan personel diterjunkan untuk mengawal kegiatan mulai dari pengaturan jalur lalu lintas hingga pengamanan perimeter lokasi.
“Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan khidmat,” ujar AKBP Ade.
Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Kapolres menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen untuk hadir dalam setiap denyut kegiatan masyarakat, termasuk ritual keagamaan.
“Polri siap mendukung dan mengamankan setiap kegiatan masyarakat agar dapat berjalan dengan aman dan khusyuk. Sinergi antara ulama, masyarakat, dan Polri menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” jelas Kapolres.
Khidmat Jemaah: Muslimat–Fatayat Tegaskan Peran Khidmatnya
Ketua Panitia Nyai Hj. An’imah Khomsun menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan jamaah serta seluruh pihak yang terlibat.
Adapun Ketua PC Muslimat NU Kota Salatiga Nyai Hj. Latifah Zoemri menyebut kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud khidmat nyata organisasi perempuan NU kepada umat.
“Ini adalah bentuk eksistensi dan pengabdian Muslimat serta Fatayat NU kepada jam’iyah dan masyarakat,” tegasnya.
Sementara, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Salatiga Prof. Dr. Ilya Muhsin, M.Si., Drs., dalam tausiyahnya menekankan bahwa nilai khidmat merupakan ruh perjuangan NU.
“Khidmat adalah nafas pengabdian Nahdlatul Ulama dalam beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
Acara Ditutup Shalawat dan Doa Bersama
Pengajian berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan, ditutup dengan pembacaan shalawat dan doa bersama yang dipimpin para kiai. Jamaah meninggalkan lokasi dengan senyum teduh dan hati yang dipenuhi semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW. (*)




Tinggalkan Balasan