Laporan: Budi Santoso

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di RT 02 RW 02, Lingkungan Bugisan, Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Kamis siang (4/4/2025). Insiden ini diduga dipicu oleh korsleting listrik di bagian dalam rumah milik Ngudiono, yang sekaligus menjadi saksi pertama kejadian tersebut.

Menurut keterangan Ngudiono, saat itu ia sedang melakukan servis sokbreker motor di dalam rumahnya ketika tiba-tiba muncul percikan api dari kabel listrik di bagian plafon. Melihat api yang mulai membesar, ia segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta meminta pertolongan warga sekitar.

Baca Juga:  Jalur Alternatif Pacet-Batu Terputus Akibat Longsor, Polisi - TNI dan BPBD Gotong Royong Bersihkan Material Longsor 

Salah satu saksi mata, Bagus, yang rumahnya berada tepat di depan kediaman Ngudiono, melihat kepulan asap tebal membumbung dari atap rumah korban. Ia langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ngawi agar api tidak menyebar ke rumah-rumah lain di sekitarnya.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Dana Desa Kradinan Masuki Tahap Penuntutan, Satu Tersangka Masih Buron

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman. Berkat respons cepat dari warga dan petugas, kobaran api berhasil dijinakkan dalam waktu singkat, sehingga tidak sempat merembet ke rumah lain.

Polsek Kota Ngawi yang dipimpin oleh Aiptu Jaiz Bintoro beserta stafnya turut hadir di lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Baca Juga:  Dari Cebongan, Sabu 117 Gram Digagalkan: Polres Salatiga Berhasil Ringkus Pengedar Barang Haram, Kapolres Veronica "Kami Tak Akan Biarkan Generasi Hancur!"

Namun demikian, kebakaran menghanguskan bagian atap rumah, sebuah kasur, satu unit AC, serta pintu dan jendela yang ikut terbakar. Berdasarkan perhitungan awal, total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 20.000.000.

Hingga saat ini, warga di lingkungan Bugisan diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik, terutama saat musim penghujan dan cuaca ekstrem, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (*)