Laporan: Ninis Indrawati

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM — Dalam rangka menyambut malam 1 Suro yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, jajaran Polres Ngawi menggelar patroli gabungan berskala besar bersama TNI dan sejumlah instansi terkait. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama perayaan yang sarat dengan nilai spiritual dan budaya tersebut.

Patroli dimulai sejak Kamis sore (26/6/2025) hingga Jumat dini hari (27/6/2025), diawali dengan apel siaga yang berlangsung di halaman Mapolres Ngawi. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., yang menyampaikan pentingnya peran aparat keamanan dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat yang sedang melaksanakan ritual malam 1 Suro.

Baca Juga:  “PAUD Dulu, SD Kemudian”: Sidoarjo Kokohkan Komitmen 1 Tahun PAUD Pra-SD di Peringatan Hari Anak Nasional

“Momen ini menjadi salah satu perayaan penting bagi masyarakat. Tugas kita memastikan semuanya berlangsung damai dan tertib, tanpa adanya gangguan keamanan,” tegas Kapolres dalam arahannya.

Dalam operasi gabungan ini, Polres Ngawi tidak bekerja sendiri. Sejumlah elemen turut bergabung, di antaranya Kodim 0805 Ngawi, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. Petugas disebar ke berbagai titik rawan, seperti pusat kota, jalur protokol, kawasan makam keramat dan tempat ziarah, serta ruas jalan yang sering digunakan untuk konvoi kendaraan dan aksi balap liar.

Baca Juga:  Bangun Kesadaran Hukum Sejak Dini: PUSBAKUM UIN Salatiga dan Karang Taruna 'Dadi Bara' Edukasi Remaja Bejalen Soal Kenakalan dan Etika Digital

Langkah ini diambil untuk mencegah berbagai potensi gangguan, mulai dari tawuran, penyalahgunaan minuman keras, hingga kerumunan tak terkendali yang bisa mengganggu ketertiban umum. Selain itu, patroli juga menyasar tempat-tempat berkumpulnya remaja untuk memberikan imbauan langsung agar tidak melakukan kegiatan negatif.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas. Ia mengimbau agar warga tidak mudah terprovokasi dan tetap menjalankan tradisi dalam koridor hukum dan keselamatan bersama.

Baca Juga:  KPK Bongkar Sumber Uang Korupsi Kuota Haji: Dari Biro Travel hingga Oknum Kemenag, Ini Jelasnya

“Kami harap masyarakat dapat bekerja sama menjaga suasana yang aman dan kondusif. Tradisi boleh jalan, tapi tetap dalam koridor hukum dan keselamatan bersama,” tambah AKBP Charles.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk pengamanan, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan penegakan hukum. Patroli malam 1 Suro di Ngawi menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh makna di tengah pelaksanaan tradisi keagamaan dan budaya lokal. (*)