Sosialisasi BPOM di SMPIT Izzatul Islam Getasan, Muh Haris Dorong Guru Jadi Garda Edukasi Pangan Aman
Laporan: Wahyu Widodo
KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan terus digencarkan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya melalui sosialisasi bertema “Cerdas Memilih Pangan yang Aman” yang digelar bersama guru dan karyawan Yayasan Izzatul Islam Getasan di SMPIT Izzatul Islam Getasan, Kabupaten Semarang, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Badan Pengawas Obat dan Makanan melalui Balai Besar POM di Semarang ini berlangsung penuh antusias. Para guru dan tenaga kependidikan mengikuti sosialisasi dengan serius, menyimak berbagai materi penting terkait cara mengenali dan memilih pangan yang aman untuk dikonsumsi.
Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Balai Besar POM di Semarang, Theresia Ari Wijayanti, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi para peserta. Menurutnya, sekolah merupakan lingkungan strategis untuk menanamkan kesadaran mengenai pentingnya keamanan pangan sejak dini.
“Lingkungan sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat. Guru dapat menanamkan pemahaman kepada siswa agar lebih cerdas dalam memilih pangan yang aman, sehat, dan berkualitas,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa masyarakat perlu semakin teliti dalam memilih produk pangan yang beredar di pasaran. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain memperhatikan kondisi kemasan, memastikan produk memiliki izin edar dari BPOM, mengecek tanggal kedaluwarsa, serta memastikan produk tidak mengandung bahan berbahaya.
Edukasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran para guru sebagai agen perubahan yang tidak hanya menyampaikan pengetahuan kepada siswa, tetapi juga kepada masyarakat di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Muh Haris dalam pesannya menegaskan bahwa guru dan tenaga kependidikan memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak edukasi di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan literasi mengenai keamanan pangan agar masyarakat semakin bijak dalam memilih makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
“Guru memiliki peran penting dalam membangun kesadaran generasi muda. Melalui edukasi yang berkelanjutan di sekolah, para siswa dapat dibiasakan untuk lebih kritis dan cerdas dalam memilih pangan yang aman dan sehat,” ujarnya.
Dalam suasana yang interaktif, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait keamanan pangan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Salah satu peserta kegiatan, Tias, mengungkapkan rasa syukurnya bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang sangat bermanfaat.
“Terima kasih atas sosialisasi yang sangat bermanfaat ini. Kami jadi lebih memahami cara mengenali pangan yang aman serta langkah-langkah sederhana untuk melindungi keluarga dari risiko pangan yang tidak layak konsumsi,” tuturnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keamanan pangan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin cerdas dalam memilih pangan yang aman, sehat, dan berkualitas.
Dengan demikian, upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas dapat dimulai dari langkah sederhana: cerdas memilih pangan yang aman sejak dari lingkungan sekolah. (*)



Tinggalkan Balasan