Tak Perlu Calo, Tak Perlu Takut! Satpas Colombo Buktikan Pelayanan SIM Ramah dan Transparan

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Kenyamanan dan kepercayaan masyarakat benar-benar menjadi prioritas utama di Satpas Colombo Surabaya. Unit pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) ini kembali menuai apresiasi publik berkat komitmennya menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan humanis.

Mengusung slogan “Pelayanan Cepat, Tepat, dan Ramah”, Satpas Colombo terus berbenah. Mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pembaruan fasilitas pelayanan, semuanya dilakukan demi memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat mengurus SIM.

Kini, suasana Satpas Colombo tampil modern dan tertata rapi. Ruang tunggu yang nyaman, alur pelayanan yang jelas, serta sistem administrasi yang semakin efisien membuat proses pembuatan SIM terasa lebih mudah dan tidak berbelit. Tak hanya itu, para petugas juga dibekali pelatihan khusus agar mampu melayani masyarakat dengan sikap ramah, sopan, dan profesional.

Baca Juga:  Pelarian Terhenti di Tengah Sawah, Satlantas Polres Sampang Ringkus Terduga Penguasa Motor Curian

Kepercayaan masyarakat pun kian tumbuh. Hal ini dirasakan langsung oleh Asmawati, warga Jalan Hangtuah Surabaya, yang baru saja mengurus pembuatan SIM A dan SIM C. Ia mengaku sempat diliputi rasa khawatir akibat isu miring yang beredar di luar terkait praktik percaloan.

“Awalnya takut mas, katanya kalau gak lewat calo nanti dipersulit,” ujar Wati sapaan akrabnya dengan logat Madura yang kental.

Namun kekhawatiran itu sirna setelah ia menjalani proses pembuatan SIM secara langsung di Satpas Colombo.

“Ternyata enggak mas. Biayanya biasa ae, SIM A dan SIM C cuma kena Rp220 ribu mas. Kata orang dulu bisa sampai Rp1,7 juta kalau bikin SIM A dan B,” ungkapnya polos.

Baca Juga:  Eksepsi IN Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online Dikabulkan, Nur Adi Utomo SH: "Kasusnya jangan dipelintir, jangan mengigau"

Dengan raut wajah lega, Wati mengaku sangat terbantu oleh sikap petugas yang sabar membimbingnya selama proses ujian.

“Alhamdulillah mas, aku wong bodoh tapi gak dibodohi. Pak polisine apik-apik, aku dituntun, dikasih petunjuk carane,” katanya sambil tersenyum.

(Polisinya baik-baik mas, saya dituntun dan diberi petunjuk).

Sementara itu, pewarta juga mengonfirmasi langsung hal tersebut kepada Kasubnit Rehident Satpas Colombo, Dani, melalui pesan WhatsApp. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk tidak mempersulit masyarakat dalam mengurus SIM.

Baca Juga:  Gaspol ke Klinik! Ribuan Driver Ojol Nikmati Layanan Kesehatan Gratis dari Polda Jatim

“Pelayanan pembuatan SIM biasa-biasa saja mas, tidak ada masalah. Kami ingin masyarakat pengendara motor maupun mobil memiliki SIM resmi,” jelas Dani.

Ia menambahkan, Satpas Colombo justru berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat bisa memenuhi persyaratan secara benar tanpa adanya pungutan tambahan.

“Kita sebisa mungkin tidak mempersulit masyarakat, tidak ada minta tambahan atau apa pun. Semua sesuai aturan,” tegasnya.

Dengan pelayanan yang transparan, biaya sesuai ketentuan, serta petugas yang humanis, Satpas Colombo kian mengukuhkan diri sebagai contoh ideal pelayanan publik yang bersih dan berintegritas. Isu calo dan pungutan liar pun terbantahkan oleh pengalaman nyata masyarakat yang merasakan langsung pelayanan prima dari kepolisian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!