Tangis Haru di Mahameru: Kapolda Jatim Lepas 143 Purnabakti, Tegaskan Pengabdian Tak Berakhir Meski Lepas Seragam

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana haru dan penuh makna menyelimuti Gedung Mahameru Mapolda Jawa Timur pada Selasa (21/10/2025). Sebanyak 143 personel Polda Jatim secara resmi dilepas melalui Upacara Wisuda Purnabakti Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si.

Upacara yang berlangsung khidmat itu bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi menjadi simbol penghormatan tertinggi institusi Polri kepada para anggota yang telah mengabdikan diri sepenuh hati dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Majapahit.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam kepada para personel yang telah menuntaskan masa pengabdian mereka dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Baca Juga:  Presiden Prabowo dan Menko AHY Bahas Strategi Nasional Tangani Sampah: Gerakan Indonesia Bersih Diluncurkan

“Upacara purnabakti ini merupakan wujud penghargaan dari institusi atas pengabdian tanpa pamrih yang telah diberikan. Pengabdian Bapak dan Ibu tidak berhenti sampai di sini, tetapi akan terus hidup melalui teladan dan karya nyata di masyarakat,” ujar Kapolda Jatim dengan nada haru.

Kapolda menjelaskan bahwa 77 personel yang purna tugas pada tahun 2024 dan 66 personel yang menyelesaikan tugasnya pada tahun 2025 merupakan bagian penting dari sejarah panjang perjalanan Polda Jawa Timur. Mereka telah ikut membentuk pondasi kokoh yang menopang keberhasilan berbagai program kepolisian di wilayah Jatim.

Lebih lanjut, Irjen Pol Nanang menegaskan bahwa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat di luar institusi kepolisian.

Baca Juga:  Kodim 0726/Sukoharjo Gelar karya Bakti TNI-Polri Bersih-bersih sungai di desa Kragilan

“Kami berharap para purnawirawan tetap menjaga silaturahmi dan terus berkontribusi positif bagi masyarakat. Hindari post power syndrome, karena nilai pengabdian sejati justru diuji setelah pensiun,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga berpesan kepada seluruh anggota aktif agar menjadikan momen wisuda purnabakti ini sebagai sumber inspirasi untuk memperkuat komitmen moral, profesionalisme, dan semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Generasi penerus Polri harus meneladani semangat dan ketulusan para senior. Jadikan pengabdian mereka sebagai motivasi untuk terus berbuat terbaik bagi bangsa dan negara,”

Baca Juga:  Buntut Mundurnya Pengurus RW 09 Klaseman, Pemerintah Kelurahan Mangunsari Upayakan Pelayanan Masyarakat Tidak Terhenti

imbuhnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi penghormatan dan penyerahan cendera mata kepada para purnabakti, sebagai simbol persaudaraan abadi antara anggota aktif dan purnawirawan.

Isak haru terdengar di antara barisan peserta upacara ketika para purnabakti menyalami satu per satu rekan sejawat yang dulu berjuang bersama. Momen ini menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati seorang Bhayangkara tidak berakhir dengan masa dinas, melainkan terus hidup dalam hati dan karya di tengah masyarakat.

Upacara Wisuda Purnabakti di Mapolda Jatim tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat pengabdian dalam tubuh Polri tidak mengenal batas waktu mengalir lintas generasi, mengabdi tanpa henti, dan berakar pada nilai kehormatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!