Tangkal Kenakalan Remaja Sejak Dini! Satbinmas Polres Pasuruan Gelar Istighotsyah dan Binluh Harkamtibmas di SMPN 2 Beji

Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Suasana berbeda tampak di halaman SMPN 2 Beji, Jumat (13/2/2026) pagi. Ratusan siswa berseragam rapi duduk khusyuk mengikuti istighotsyah yang dipimpin jajaran Satbinmas Polres Pasuruan. Tak hanya berdoa bersama, para pelajar juga mendapat suntikan edukasi penting soal bahaya narkoba, bullying hingga gengsterisme.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 hingga 07.45 WIB itu merupakan bagian dari program Cooling System yang rutin digelar Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pasuruan. Dipimpin langsung KBO Binmas Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos, acara tersebut diikuti sekitar 800 siswa bersama dewan guru.

Istighotsyah digelar di halaman sekolah sebagai pembuka, menciptakan suasana religius dan penuh kekhidmatan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan dan penyuluhan (binluh) harkamtibmas di lapangan sekolah.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah di Bangkalan: Strategi Jitu Pemerintah Kendalikan Harga Jelang Ramadan, Warga Sangat Antusias 

Kasat Binmas Polres Pasuruan, AKP Sunarti, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

“Melalui program Cooling System ini, kami ingin meningkatkan kesadaran pelajar tentang bahaya narkoba, bullying, gengster, hingga tindak pidana kriminalitas. Pencegahan harus dimulai sejak usia sekolah,” ujar AKP Sunarti.

Dalam penyuluhan tersebut, petugas menyampaikan materi secara lugas dan komunikatif. Mulai dari sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan psikotropika, pencegahan bullying, larangan merokok, hingga imbauan agar siswa tidak terlibat gengster, tawuran antar pelajar maupun tindak pidana lainnya.

AKP Sunarti menekankan bahwa pembinaan karakter menjadi fokus utama kegiatan tersebut. Menurutnya, membangun mental dan moral generasi muda adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Baca Juga:  Polres Malang Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2025: Bukti Polisi Makin Humanis dan Berkelas Nasional

“Kami mengajak para siswa untuk berani berkata tidak pada narkoba, tidak menjadi pelaku bullying, dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif. Pelajar harus fokus belajar dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Menariknya, sesi tanya jawab antara siswa dan petugas berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar pergaulan remaja dan konsekuensi hukum jika terlibat tindak pidana. Pendekatan humanis ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara polisi dan generasi muda.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara kepolisian dan pihak sekolah menjadi kunci utama dalam mencegah kenakalan remaja.

Baca Juga:  Kemenkes: Kartu KIS Tetap Mendapat Pelayanan, Meskipun di RS Swasta

“Kami berkomitmen hadir di tengah pelajar untuk memberikan edukasi dan perlindungan. Sinergi antara polisi, sekolah, dan orang tua sangat penting untuk mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Menurutnya, pendekatan persuasif dan pembinaan sejak dini merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran hukum yang kuat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Pasuruan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata komitmen menciptakan Pasuruan yang aman, damai, dan bebas dari pengaruh negatif di kalangan pelajar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!