Viral di Medsos, Seorang Kakek Hampir Seabad Dievakuasi dari Hutan Jubung: Aksi Cepat Polres Jember Bikin Haru

Laporan: Ninis Indrawati

JEMBER | SUARAGLOBAL.COM – Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan jajaran Polres Jember. Seorang kakek tuna wisma bernama Nalif Sagunia Ahab, yang diperkirakan berusia hampir 100 tahun, akhirnya berhasil dievakuasi dari kawasan hutan Jatian Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Selasa (10/2/2026).

Kisah pilu Kakek Nalif sebelumnya viral di media sosial. Warga merekam kondisi memprihatinkan sang kakek yang hidup sebatang kara di kawasan hutan milik Perhutani. Ia tidur di bawah tumpukan sampah, tanpa tempat tinggal layak, tanpa alas memadai, dan jauh dari sentuhan perhatian.

Video tersebut memantik empati publik. Tak butuh waktu lama, respons cepat pun datang dari Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra.

Baca Juga:  Belajar dari Tambak Bandeng dan Jamur: Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Jalani ‘Live In’ Edukatif di Gresik

Menindaklanjuti viralnya kondisi Kakek Nalif, AKBP Bobby bergerak cepat. Ia menggandeng komunitas peduli sosial serta seorang anggota Polri yang dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan, Pak Purnomo, anggota Polres Lamongan yang namanya cukup dikenal luas oleh masyarakat Indonesia karena aksi-aksi sosialnya.

Tanpa menunggu lama, tim langsung mendatangi lokasi di tengah kawasan hutan Jatian Jubung. Medan yang cukup sulit tak menyurutkan langkah mereka. Saat ditemukan, kondisi Kakek Nalif terlihat lemah dan hidup dalam keterbatasan.

Dengan penuh kehati-hatian, petugas mengevakuasi sang kakek dari lokasi tersebut. Momen evakuasi itu pun mengundang haru warga sekitar yang menyaksikan.

Baca Juga:  Bahagianya Berkurban, PKS Buru Tebar Kepedulian Lewat Empat Ekor Sapi di Idul Adha 1446 H

Setelah dievakuasi, Kakek Nalif dibawa ke tempat yang lebih aman dan manusiawi. Ia kini berada di kediaman Pak Purnomo untuk mendapatkan perlindungan, perawatan, serta perhatian yang lebih layak.

Langkah ini bukan sekadar pemindahan lokasi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian agar sang kakek bisa menjalani sisa hidupnya dengan lebih bermartabat.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.

“Kami berharap Kakek Nalif bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dengan kepedulian sosial dan kemanusiaan,” tegas AKBP Bobby.

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Perkuat Sinergi Keamanan Lewat Pertemuan Kamtibmas di Kecamatan Bagor

Aksi sosial ini sekaligus menjadi simbol sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Ketika informasi cepat menyebar melalui media sosial, respons cepat aparat menjadi bukti bahwa empati dan tindakan nyata bisa berjalan beriringan.

Evakuasi Kakek Nalif bukan hanya tentang penyelamatan seorang lansia dari hutan, tetapi juga tentang mengembalikan martabat seorang manusia yang nyaris terlupakan.

Kisah ini menjadi pengingat, bahwa di balik tugas menjaga keamanan, Polri juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat termasuk bagi mereka yang hidup dalam sunyi dan keterbatasan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!