Wajib Pajak Pulang Bahagia: Program Pasar Tiban Jadi Andalan Samsat Surabaya Barat

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Wajib pajak yang datang ke Samsat Surabaya Barat kini pulang dengan senyum lebar berkat program inovatif Pasar Tiban.

Baca Juga:  Pabrik Beras Oplosan 14 Ton Per Hari Digerebek di Sidoarjo: Beras Medium Disulap Jadi Premium

Setiap hari Jumat, program ini tidak hanya memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi pajak kendaraan bermotor, tetapi juga memberikan keuntungan tambahan berupa sayur-sayuran segar yang dapat diambil secara gratis. Program ini menjadi andalan baru dalam memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan memberikan manfaat sosial yang luas.

Di tengah kesibukan warga Surabaya yang selalu ingin serba praktis, Samsat Surabaya Barat berusaha memberikan solusi dengan menyediakan pelayanan pajak kendaraan yang cepat dan efisien.

Baca Juga:  Polres Madiun Gandeng Orang Tua dan Tokoh Desa, Bangun Sinergi Cegah Kenakalan Remaja

Wajib pajak yang datang untuk mengurus pajak tahunan, STNK lima tahun, BBN, atau mutasi kendaraan dapat menyelesaikan prosesnya dalam waktu yang relatif singkat. Kecepatan layanan ini menjadi daya tarik utama bagi wajib pajak yang menghargai efisiensi.

Setelah mengurus semua administrasi kendaraan, wajib pajak akan diberikan kupon yang bisa ditukarkan dengan berbagai jenis sayur segar yang dijual di Pasar Tiban. Dengan adanya program ini,

Baca Juga:  Gropyokan Tikus di Rawa Pening: Dandim 0714/Salatiga dan Bupati Semarang Pimpin Gerdal Demi Ketahanan Pangan

wajib pajak pulang tidak hanya dengan dokumen kendaraan yang lengkap, tetapi juga membawa bahan pangan yang sehat dan bergizi. Hal ini menjadikan Pasar Tiban sebagai salah satu program unggulan yang disambut baik oleh masyarakat.

Selain mempermudah pengurusan pajak, Pasar Tiban juga memiliki dampak positif dalam mendukung ketahanan pangan. Sayuran segar yang dibagikan kepada wajib pajak diperoleh dari petani dan pedagang UMKM lokal. Dengan menggandeng sektor pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Samsat Surabaya Barat turut berperan dalam membantu pemberdayaan ekonomi lokal. Petani lokal merasa terbantu karena mereka dapat langsung memasarkan hasil pertanian mereka tanpa perantara.

Baca Juga:  PDAM Salatiga Lakukan Perbaikan Pipa di ABC Jalan Jenderal Sudirman, Demi Pelayanan Optimal Meski Cuaca Tidak Bersahabat

Pasar Tiban bukan hanya soal pajak. Ini adalah bentuk kolaborasi yang luar biasa antara pelayanan publik, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi. Kami sangat senang bisa membantu petani dan pedagang lokal,\” kata Paur Samsat Surabaya Barat, yang turut menginisiasi program ini.

Antusiasme wajib pajak terhadap Pasar Tiban terlihat jelas dari jumlah orang yang semakin ramai setiap Jumat.

Baca Juga:  Mudik Lebaran 2025 Lebih Ramah: Pemerintah Pastikan Fasilitas Nyaman bagi Perempuan dan Anak

Wajib pajak yang datang untuk mengurus pajak kendaraan merasa senang karena mereka tidak hanya mendapatkan layanan yang cepat dan efisien, tetapi juga memperoleh hasil bumi segar yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari.

Saya datang untuk bayar pajak, tapi ternyata pulang dengan sayuran segar. Ini sangat membantu, terutama di tengah kesibukan seperti sekarang,\” ujar Agus, salah satu wajib pajak yang baru saja mengurus pajaknya. \”Program ini sangat memuaskan dan menyenangkan. Saya pulang tidak hanya dengan urusan pajak yang selesai, tetapi juga dengan bahan pangan yang segar dan sehat.

Baca Juga:  Tim Sapuangin ITS Siap Tunjukkan Keunggulan Mobil Hemat Energi Sapuangin XI Evo 4 di Qatar

Lebih dari sekadar pelayanan pajak, Pasar Tiban telah berhasil menciptakan kebahagiaan bagi masyarakat.

Wajib pajak tidak hanya merasakan manfaat dalam hal pengurusan administrasi kendaraan, tetapi juga mendapatkan pengalaman positif yang membuat mereka lebih sadar akan pentingnya membayar pajak sambil menikmati manfaat langsung berupa produk pangan lokal.

Baca Juga:  Gaspol Keselamatan! 5.020 Personel Gabungan Polda Jatim Turun ke Jalan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 Resmi Digelar 

Program ini juga menjadi contoh bagaimana pelayanan publik dapat mengedepankan nilai sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Pasar Tiban di Samsat Surabaya Barat membuktikan bahwa pelayanan pajak tidak harus kaku dan monoton. Dengan menggabungkan efisiensi pelayanan administrasi dan kepedulian sosial, program ini menjadi andalan baru yang memberikan manfaat ganda.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Pastikan Pengobatan HIV/AIDS Gratis Tanpa Efisiensi Anggaran

Wajib pajak yang pulang bahagia setelah mengurus pajak kendaraan sambil membawa sayuran segar adalah gambaran nyata dari inovasi pelayanan publik yang ramah dan bermanfaat.

Program ini memberikan contoh bagi instansi lain untuk memadukan pelayanan publik dengan kepedulian terhadap masyarakat serta pemberdayaan ekonomi lokal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!