Laporan: Iswahyudi Artya

JEMBER | SUARAGLOBAL.COM – Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kapasitas intelektual penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan workshop penulisan karya ilmiah untuk mahasiswa doktoral dan mahasantri Ma’had Aly Marhalah Tsaniyah pada bulan November 2024, (16/11/24).

Pada Jumat (15/11/2024), sebanyak 45 mahasantri yang berasal dari Tebuireng, Lirboyo, dan Sukorejo berkumpul di Tebuireng untuk mengikuti pelatihan intensif ini. Workshop tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan menulis karya ilmiah yang dapat mendukung pengembangan literasi berbasis pesantren.

Baca Juga:  Inovasi Pendidikan! Telkom Witel Sumut Gandeng SMAN 1 Perbaungan Wujudkan Sekolah Berbasis Teknologi

Prof. Abdul Halim Soebahar, Guru Besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pesantren dalam mencetak intelektual yang mampu bersaing di tingkat global.

Pesantren tidak hanya kaya akan literatur keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai lembaga yang melahirkan intelektual dengan kemampuan yang dapat diakui dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026, Polres Probolinggo Siagakan Pos Pelayanan di Setiap Exit Tol

Prof. Halim juga menambahkan bahwa Ma’had Aly merupakan salah satu suplier ulama masa depan Indonesia.

Sekretaris LPPD Jatim, Prof. Achmad Muhibin Zuhri, menjelaskan bahwa workshop kali ini diadakan di dua lokasi berbeda. Workshop untuk mahasiswa doktoral dilaksanakan di UIN KHAS Jember pada Senin (4/11/2024) dengan melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi Islam, seperti UIN Sunan Ampel Surabaya, Unisma, UIN Tulungagung, IAIN Kediri, dan UIN KHAS Jember. Sedangkan workshop untuk mahasantri Ma’had Aly Marhalah Tsaniyah diadakan di Tebuireng pada 15 November 2024, dengan peserta dari Ma’had Aly Sukorejo, Lirboyo, dan Tebuireng.

Narasumber Ahli dari Kalangan Pesantren dan AkademisiUntuk memastikan kualitas materi yang diberikan, LPPD Jatim menghadirkan narasumber berkompeten dalam bidang khazanah pesantren dan penulisan ilmiah, seperti Prof. Masdar Hilmy, Ph.D (Direktur Pascasarjana UIN Sunan Ampel), Prof. Dr. Ahyak, M.Ag (Direktur Pascasarjana UIN Satu Tulungagung), serta para mudir Ma’had Aly dari Sukorejo, Lirboyo, dan Tebuireng.

Baca Juga:  Semangat Bersatu, Jawa Timur Maju: Peringatan Hari Jadi Ke-79 Dipimpin Pjs. Bupati Sidoarjo

Workshop ini bertujuan agar para peserta dapat menghasilkan karya ilmiah yang relevan dan bermanfaat, seperti riset, jurnal, atau buku yang akan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan intelektual masyarakat

Karya-karya ilmiah yang dihasilkan akan memperkaya dunia pendidikan, serta mendukung pembangunan intelektual di Jawa Timur,\” tambah Prof. Abdul Halim.

Baca Juga:  4,66 Ton Beras Disalurkan untuk Warga Karangan Kidul: Kolaborasi Tertib Antara Pemerintah dan Aparat

Dengan adanya kegiatan ini, LPPD Jatim berharap dapat menyiapkan generasi ulama yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu, tetapi juga kemampuan untuk berkontribusi pada tantangan global dan lokal yang semakin kompleks. Melalui pelatihan penulisan ilmiah, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam dunia akademik dan masyarakat, serta memperkuat peran pesantren dalam kemajuan ilmu pengetahuan.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas intelektual para mahasiswa dan mahasantri yang kelak akan menjadi ulama dan pemimpin masyarakat masa depan. (*)