Utusan Khusus Presiden Bidang Penetapan Batas Maritim RI – Malaysia, Bahas Data Perbatasan Indonesia – Malaysia Dalam FGD di Bandung

Suasana diskusi UKP PBM RI-Malaysia di Hotel Crown Plaza, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (19/5/2018)

Bandung, beritaglobal.net – Kantor Utusan Khusus Presiden bidang Penetapan Batas Maritim (UKP PBM) RI – Malaysia, Sabtu (19/5) pagi, di Hotel Crown Plaza, Bandung, Jawa Barat, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Data Perbatasan Indonesia-Malaysia di Laut Sulawesi dan Tanjung Datu.

Baca Juga:  Negara Wajib Penuhi Hak Warga Binaan Pemasyarakatan: Rakernis Pemasyarakatan 2024

Data diterima beritaglobal.net, Sabtu (Utusan Khusus Presiden Bidang PBM RI-Malaysia, Eddy Pratomo, dalam pengantarnya mengatakan, FGD dimaksudkan untuk mencari masukan garis batas berdasarkan posisi Indonesia di Laut Sulawesi dan Laut Natuna.

“FGD diharapkan dapat merumuskan tindak lanjut posisi nasional paska kunjungan ke Pulau Sebatik (Kalimantan Utara) tahun lalu, dan Tanjung Datu ( Kalimantan Barat) akhir April lalu,” terang Eddy.

Baca Juga:  1 Medali Emas dan 1 Medali Perak Berhasil Diraih Atlet INKAI Ranting Kodim 0714/Salatiga Dalam Kejuaraan Magelang Karate Championship 1

Menurut UKP PBM itu, setelah melakukan 7 kali pertemuan formal dan 5 kali pertemuan informal dengan Utusan Khusus PM Malaysia, sudah didapatkan hasil-hasil yang lebih konkret.

Hasil-hasil tersebut, lanjut Eddy, akan dilaporkan kepada Presiden, dan dikoordinasikan dengan Menko Kemaritiman, Menteri Luar Negeri sebagai rekomendasi untuk menentukan keputusan politik.

FGD ini menghadirkan narasumber: Dr. IUR. Damos D. Agusman (Dirjen HPI, Kemlu), Prof. Dr. Ir. Sobar Sutisna (Ahli Geodesi, Univ. Pertahanan), dan I Made Andi Arsana (Ahli Hukum Internasional dan pakar kartografi, Univ Gajah Mada).

Baca Juga:  Tertibkan Balap Liar, Puluhan Motor Modifikasi 'Terciduk' Petugas Kepolisian

Adapun peserta FGD berasal dari Kemenko Maritim, Kemlu, Kementerian Pertahanan, Sekretariat Kabinet, Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI AL, Kementerian ESDM, dan Badan Informasi Geospasial (BIG). (ASB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!