Apel tim Basarnas Pos SAR Cilacap lakukan apel koordinasi, Selasa (20/11/2018). (Foto: Dok. Mul)

Kebumen, Beritaglobal.net – Seorang pencari undur – undur laut atau ketam pasir (masyarakat juga menyebutnya yutuk) terseret ombak saat mencari hewan laut yang hidup di pinggir pantai Tanggulangin, Kecamatan Klirong.

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (20/11/2018) pagi, menimpa Rifki Nasrullah (17) remaja asal Dukuh Wungu, Desa Karang Duwur, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: TNI-Polri Penjaga Stabilitas di Tengah Krisis Global, Pilar Utama Pembangunan Berkelanjutan

Berdasarkan informasi dari Mulwahyono, Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, kejadian bermula saat sekira pukul 09.00 WIB pagi, korban bersama dua orang rekannya mencari yutuk di pinggir pantai Tanggulangin Kecamatan Klirong Kebumen.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Tangkap Pemuda Diduga Setubuhi Remaja di Bawah Umur, Kasus Terungkap Setelah Korban Jalani Pemeriksaan Medis

Saat asyik mencari yutuk, korban tidak sadar bila posisi dia sudah berada di air, sedangkan dua rekannya masih dipinggir pantai. Karena keasyikan korban tidak menyadari datang ombak yang besar dan menyeretnya ke tengah laut.

“Sebenarnya rekannya sempat menolong dan memegang tangannya, namun karena ombaknya besar dan kuat, pegangan terlepas dan korban langsung hilang ditelan ombak,” ungkap Mulwahyono kepada beritaglobal.net, Selasa (20/11/2018).

Baca Juga:  Pantau Puncak Arus Balik Dini Hari, Seskab Teddy Bersama Menteri Perhubungan Sapa Pemudik di Pulo Gebang

“Saat ini kami sudah mengirimkan satu tim dari Basarnas Pos SAR Cilacap untuk melakukan pencarian dan semoga korban dapat segera kami temukan,” pungkas Mulwahyono. (Fera Marita)