Jakarta,Beritaglobal.net- Polisi secara tegas  menembak pengikut Muhammad Rizieq Shihab (MRS/Habib Rizieq). Enam orang tewas tertembak. Dari para pengikut Rizieq, polisi mengamankan barang bukti berupa senjata api dan senjata tajam.

Berdasarkan foto yang dirilis Polda Metro Jaya, Senin 7 Desember 2020, barang bukti tersebut berupa pistol hingga samurai serta clurit .

Terlihat dua pucuk pistol revolver dan sejumlah butir peluru. Ada tiga selongsong peluru di antara amunisi-amunisi yang masih utuh .

Baca Juga:  Seribu Pelajar Kumandangkan Indonesia Raya di Surabaya, Gelora Musik Nasional Peringati Hari Musik 2026

Di sebelah kiri dua pucuk pistol, berjejer senjata tajam. Ada celurit, tongkat, samurai dengan sarung huruf kanji, hingga pedang panjang.

Sebelum melepaskan tembakan ke arah pengikut Rizieq, polisi menyampaikan mobil yang dikendarainya dipepet oleh pengikut Rizieq. Ini terjadi saat polisi mengikuti kendaraan pengikut Rizieq di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dini hari tadi.

Baca Juga:  Jogo Jawa Timur Jaga Stabilitas, Kapolda Jatim: 2025 Berjalan Aman dan Terkendali

“Kendaraan petugas dipepet lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam sebagaimana yang rekan-rekan lihat di depan ini,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Mapolda Metro Jaya. 

Keselamatan jiwa personel kepolisian terancam. Polisi kemudian melepaskan tembakan ke 10 orang pengikut Rizieq . Enam orang pengikut Rizieq tewas.

Baca Juga:  Respon Cepat Jalan Rusak, Wabup Sidoarjo Awasi Perbaikan Jalan Berlubang di Ruas Pasar Larangan

Senjata yang diamankan sebagai barang bukti dari tangan para pengikut Rizieq dinyatakan Fadil sebagai senjata asli, bukan senjata rakitan.

Senjata asli, ini sudah ada tiga (peluru) yang ditembakkan. Jadi dari hasil penyelidikan awal, kelompok yang menyerang anggota ini diidentifikasi sebagai laskar khusus yang selama ini menghalang halangi proses penyidikan,” pungkas Fadil .

( Editor : Iwan )