Laporan: W Widodo

 SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Ratusan warga jemaat Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU) Bendosari turut serta dalam kirab unduh unduh yang diadakan pada Minggu pagi (23/6/2024). Acara ini menjadi simbol syukur dan terima kasih atas rejeki yang diterima oleh para jemaat sepanjang tahun.

Baca Juga:  Hari Pertama Siswa TK Masuk Sekolah, Penerimaan Siswa Baru di TK Harapan Mengalami Penurunan

Kirab unduh unduh ini melibatkan warga jemaat yang membawa hasil pertanian dan berbagai jenis makanan, sebagai bentuk persembahan. Semua hasil tersebut diarak keliling lingkungan RW 05 Bendosari, kemudian dibawa ke Gereja GKJTU Bendosari untuk dilelang. Dana hasil lelang tersebut akan dipersembahkan kepada gereja.

Kegiatan ini dipimpin oleh ketua Majelis Gereja, Murdowo Edi, dan pendeta Yunia Nawangsih. “Ini sebagai bentuk mencintai semua agama. Pawai dimulai dari halaman Pura Adya Dharma kemudian melintas Masjid An’nur dan menuju Gereja GKJTU,” ujar Murdowo Edi.

Baca Juga:  Bentuk Kesiap Siagaan, Korem 073/Makutarama Laksanakan Perawatan Senjata

Selama pawai, berbagai kreativitas jemaat turut menghiasi acara. Ada yang membuat gunungan dari sayuran, sementara yang lain mengenakan pakaian karnaval. Kemeriahan pawai ini berhasil menghibur warga yang turut menyaksikan di sepanjang rute.

Baca Juga:  Ratusan Alumni APDN XXIV Berkumpul di Salatiga, Bahas Pengabdian dan Inovasi Daerah

Kegiatan kirab unduh unduh ini bukan hanya sebagai bentuk ungkapan syukur, tetapi juga mempererat hubungan antar umat beragama di lingkungan Bendosari, Salatiga. (*)