Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | HARIAN7.COM – Dalam rangka menjaga situasi aman dan kondusif selama masa libur Natal dan tahun baru (Nataru), Polda Jawa Timur (Jatim) melaksanakan Operasi Lilin Semeru 2024. Operasi ini melibatkan lebih dari 13 ribu personel gabungan yang siap menjaga keamanan di seluruh wilayah hukum Polda Jatim.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah stakeholder terkait.

Baca Juga:  Denri Maulidzar Borong Tiga Emas Lewat Cabor Dayung Rowing di PON XXI Aceh Sumut

Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk memastikan kesiapan dalam pengamanan libur Nataru,” ujar Kombes Dirmanto, Sabtu (28/12).

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti gereja, jalur lalu lintas, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata.

Baca Juga:  PLN UP3 Madura Galakkan Kesadaran Kesehatan: Sosialisasi Pencegahan Kanker dan Donor Darah

Selain itu, Polda Jatim juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terjadi akibat cuaca ekstrem.

“Perubahan cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan bencana seperti banjir dan longsor.

Baca Juga:  Usir Bau Mulut Saat Puasa! Ini Tips Ampuh dari Guru Besar Unair

Oleh karena itu, kami telah memetakan wilayah-wilayah rawan dan mengarahkan personel untuk berjaga di daerah tersebut,” lanjutnya.

Kombes Dirmanto mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun secara sederhana di wilayah masing-masing tanpa melakukan konvoi kendaraan.

Baca Juga:  Buku di Tangan, Asa di Hati: Arsad Kembali ke Bangku Sekolah dengan Dukungan Program Kemitraan Ahmad Luthfi 

Konvoi dapat menyebabkan kepadatan lalu lintas hingga meningkatkan risiko kecelakaan dan gangguan keamanan. Jika ditemukan konvoi, kami akan mengambil tindakan tegas,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Polda Jatim bersama jajaran Polres akan melakukan penyekatan di sejumlah jalur strategis. Penyekatan ini bersifat temporer sesuai dengan kondisi di lapangan dan akan disertai pemeriksaan kendaraan untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

Baca Juga:  Kelompok Tani Sememi Jaya Kreatif Kembali Dipercaya dalam Program Sinergitas Pekarangan Pangan Lestari 2024

Operasi Lilin Semeru 2024 berlangsung selama 13 hari, mulai dari 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Namun, jika mobilitas masyarakat masih tinggi setelah operasi berakhir, Polda Jatim akan melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Natal dan tahun baru,” pungkas Kombes Dirmanto.

Baca Juga:  Turunan Berbahaya Exit Tol Bawen Kembali Makan Korban, Sopir Truk Ungkap Momen Kritis

Dengan pengamanan terpadu ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan libur Nataru dengan penuh suka cita tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketertiban. (*)