Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM– Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Senjayan, Kecamatan Gondang, Aiptu Suyanto, melaksanakan monitoring kebun pekarangan milik warga pada Selasa (13/5/2025).

Pemantauan dilakukan di RT 001 RW 006 Desa Senjayan yang menjadi salah satu lokasi pengembangan kebun produktif berbasis rumah tangga.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan agar dapat menghasilkan bahan pangan secara mandiri. Sejumlah tanaman seperti terong glatik, terong ungu, tales, singkong, dan alpukat ditanam oleh warga sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber pangan alternatif.

Baca Juga:  Tiga Kodim di Surabaya Dilikuidasi: Transformasi Demi Efisiensi dan Ketangguhan Operasional

Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menekankan pentingnya peran personel kepolisian dalam mendukung program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia mengapresiasi keterlibatan bhabinkamtibmas dalam kegiatan yang memperkuat ketahanan pangan di desa.

Baca Juga:  Libur Aman, Wisata Nyaman! 488 Tempat Wisata Dijaga Ketat, Polda Jatim Siaga Penuh

“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk berperan aktif bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pangan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Gondang, AKP Roni Andreas Sugiharto, S.H., menyebut bahwa kegiatan tersebut menunjukkan sinergi antara kepolisian dan warga dalam menjaga ketersediaan pangan secara lokal.

Selain melakukan pemantauan, Aiptu Suyanto juga memberikan penyuluhan kepada warga tentang pentingnya pengelolaan air dan perawatan tanaman secara berkelanjutan, terutama menjelang musim kemarau yang berisiko menurunkan produktivitas lahan.

Baca Juga:  Kapolres Tanjung Perak Lakukan Rotasi Kepemimpinan, Tiga Pejabat Baru Dilantik

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri dan berkelanjutan, serta turut memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan tertib, dengan antusiasme warga yang tinggi. (*)