Laporan: Andi Saputra

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah resmi menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI yang dijadwalkan berlangsung pada 29–30 November 2025 mendatang di Grand Dian Hotel Brebes.

Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh Badan Pengurus Harian (BPH), Ketua Bidang, serta Dewan Pembina JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah. Agenda rapat mencakup pembahasan kesiapan teknis hingga substansi agenda Muswil, guna memastikan pelaksanaan berjalan efektif, tertib, dan sesuai ketentuan organisasi.

Baca Juga:  Damai Natal Membawa Harapan Baru, Sebanyak 435 Warga Binaan Jateng Rasakan Makna Natal Lewat Remisi Khusus

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Zainal Abidin, menegaskan bahwa Muswil memiliki posisi krusial sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat wilayah. Selain menjadi ajang evaluasi program kerja periode sebelumnya, Muswil juga menjadi ruang untuk merumuskan arah kebijakan strategis pengembangan JSIT ke depan.

“Sesuai dengan AD/ART JSIT Indonesia, Muswil merupakan sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja wilayah, menjadi wadah perumusan program strategis JSIT Indonesia di tingkat wilayah, sekaligus forum pemilihan dan penetapan pengurus wilayah masa bakti berikutnya,” jelas Zainal.

Baca Juga:  Jogo Jawa Timur! Kapolda Jatim Irjen Nanang Pantau Pengamanan Imlek di Jantung Kota Malang

Ia menambahkan bahwa Muswil VI diharapkan melahirkan rumusan strategi baru yang mampu memperkuat peran JSIT dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam terpadu di seluruh wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks membutuhkan penguatan tata kelola, inovasi pembelajaran, dan soliditas organisasi.

Sementara itu, Dewan Pembina JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Edy Purlani, memberikan pesan motivasi kepada jajaran pengurus agar senantiasa menjaga kekuatan moral dan spiritual dalam menjalankan amanah pendidikan.

“Pengurus JSIT harus memiliki kekuatan yang lahir dari nilai-nilai spiritual, di antaranya loyalitas, kedekatan dengan Sang Pencipta, kesabaran, serta semangat untuk terus bergerak dalam kondisi apa pun. Terima kasih kepada seluruh pengurus periode ini, semoga kepengurusan berikutnya lebih baik lagi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Membangun Pilkada Damai, Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono Sambangi Tokoh Masyarakat Robatal

Melalui Rapim ini, JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan Muswil VI secara profesional, transparan, dan berorientasi pada penguatan lembaga pendidikan Islam terpadu. Kegiatan ini menjadi fondasi penting untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di jaringan sekolah-sekolah Islam terpadu yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah. (*)