Kolaborasi Hijau Pemkab dan Warga, Wabup Mimik Tanam 1.300 Pohon Demi Udara Lebih Sejuk

Laporan: Ninis Indrawati
SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, dan nyaman kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, memimpin langsung gerakan penanaman 1.300 pohon pucuk merah di berbagai titik taman kota sebagai upaya memperluas ruang terbuka hijau sekaligus mempercantik wajah Kota Sidoarjo.
Kegiatan penghijauan tersebut berlangsung dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Aparatur pemerintah, komunitas lingkungan, hingga warga bahu-membahu menanam bibit pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus bentuk kolaborasi membangun kota yang lebih ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Mimik Idayana menegaskan bahwa gerakan penghijauan bukan sekadar mempercantik kawasan perkotaan. Lebih dari itu, penanaman pohon merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di tengah meningkatnya aktivitas perkotaan.
Menurutnya, keberadaan pohon memiliki manfaat yang sangat besar, mulai dari meningkatkan kualitas udara, menyerap polusi, mengurangi suhu panas akibat perubahan iklim, hingga menciptakan ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas dan berinteraksi.
“Penghijauan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan Sidoarjo. Kami ingin menghadirkan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan nyaman untuk seluruh warga,” ujar Mimik Idayana.
Ia menambahkan, keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga oleh kepedulian masyarakat dalam merawat dan menjaga tanaman tersebut agar dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Karena itu, Mimik mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga pohon yang telah ditanam. Menurutnya, rasa memiliki terhadap fasilitas dan lingkungan menjadi kunci agar program penghijauan dapat berjalan berkelanjutan.
“Menanam pohon adalah langkah awal. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama merawatnya agar tetap tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” pesannya.
Pemkab Sidoarjo memilih pohon pucuk merah sebagai tanaman utama dalam program ini karena memiliki berbagai keunggulan. Selain dikenal memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan perkotaan, tanaman tersebut juga relatif mudah dirawat sehingga cocok ditanam di ruang terbuka hijau maupun taman kota.
Tak hanya itu, warna daun mudanya yang kemerahan memberikan nilai estetika sehingga mampu memperindah kawasan taman dan jalur hijau. Di sisi lain, pohon pucuk merah juga berfungsi sebagai penyerap polusi udara, penghasil oksigen, sekaligus peneduh yang membantu menciptakan suasana kota menjadi lebih sejuk.
Program penanaman ribuan pohon ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan pertumbuhan wilayah dengan pelestarian lingkungan.
Melalui perluasan ruang terbuka hijau, pemerintah berharap kualitas lingkungan hidup di Sidoarjo terus meningkat sehingga masyarakat dapat menikmati udara yang lebih bersih, kawasan yang lebih teduh, serta ruang publik yang nyaman untuk berbagai aktivitas.
Selain berdampak pada aspek ekologis, gerakan penghijauan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Pemerintah meyakini bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, komunitas, dan warga, Sidoarjo diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang semakin hijau, bersih, asri, dan nyaman dihuni, sekaligus menjadi contoh pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan demi masa depan yang lebih baik. (*)








Tinggalkan Balasan