JAKARTA | SUARAGLOBAL.COM – Presiden Joko Widodo mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu superpower ekonomi baru bersama China dan India. Hal ini disampaikannya saat membuka BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) pada Selasa (08/10/2024).

Baca Juga:  Reforma Agraria: Dari Warisan Sejarah Menuju Strategi Masa Depan, Wamen ATR Ossy Dermawan Paparkan Lima Langkah Kunci

\”Pertumbuhan ekonomi kini bergeser ke Asia, dan diperkirakan Indonesia, bersama China dan India, akan menjadi tiga kekuatan ekonomi baru di kawasan ini,\” kata Jokowi.

Namun, ia mengingatkan bahwa Indonesia masih harus menghadapi berbagai tantangan global, seperti perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi, dan ketegangan geopolitik. Meski begitu, Jokowi tetap optimis, menekankan pentingnya menjaga semangat positif di tengah kondisi dunia yang tak menentu.

Baca Juga:  SWI Apresiasi Pengangkatan Komaruddin Hidayat sebagai Ketua Dewan Pers 2025–2028, Harapkan Proses Pendaftaran Dilanjutkan

Dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap stabil di atas 5 persen dan inflasi terkendali, Jokowi percaya Indonesia memiliki fondasi yang kuat. Ia menyoroti hilirisasi dan digitalisasi sebagai kunci untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Baca Juga:  Libur Nasional 2026: Pemerintah Resmi Tetapkan 17 Hari Libur dan 8 Hari Cuti Bersama, Distribusi Merata untuk Semua Agama

“Kita harus fokus pada hilirisasi sumber daya alam dan memperkuat infrastruktur digital. Dengan strategi yang tepat, Indonesia bisa mewujudkan visinya menjadi superpower ekonomi di Abad Asia,” pungkasnya.