Laporan: W Widodo

SALATIGA | BERITA-GLOBAL.COM – Membentuk dan menumbuhkan rasa kemanusiaan, Petugas Rutan Salatiga ikuti aksi donor darah selepas upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Senin (22/05).

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan kegiatan donor darah ini merupakan aksi solidaritas dan wujud menggugah kembali semangat kemanusiaan jajaran Rutan Salatiga untuk mengikuti donor darah dengan menggandeng PMI Kota Salatiga terlebih pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Tahun 2023 ini.

Baca Juga:  Kapolres Salatiga Pimpin Sertijab Kasat Intelkam Dan Kasat Binmas

“Kegiatan donor darah ini merupakan aksi solidaritas dan wujud menggugah semangat kemanusiaan para jajaran Rutan Salatiga untuk mengikuti donor darah dengan menggandeng PMI Kota Salatiga,” ujarnya.

Andri menjelaskan selain sebagai bentuk rasa kemanusiaan, aksi donor darah juga sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian serta menumbuh kembangkan jiwa semangat bersosial.  

“Aksi donor darah ini selain sebagai bentuk rasa kemanusiaan, aksi donor darah juga sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian serta menumbuh kembangkan jiwa semangat bersosial,” jelasnya.

Baca Juga:  Gerakan Tanam Jagung Nasional, Polres Salatiga Perkuat Ketahanan Pangan di Tingkir

Sementara itu ketua pelaksana kegiatan dr. Muhammad Ihsan menambahkan kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap 3 bulan sekali.

“Kegiatan ini akan kami rutinkan 3 bulan sekali, sekaligus dilakukan pemeriksaan gratis dan pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Baca Juga:  Terungkapnya Revolver Ilegal di Bondowoso: Pria Pemilik Senpi Ditangkap, Beli Senjata dari Internet

Selain itu, dr Muhammad Ihsan mengungkapkan manfaat dari mengikuti kegiatan tersebut adalah salah satunya membantu merangsang produksi sel-sel darah baru yang membuat tubuh tetap sehat dan metabolisme bekerja lebih efisien dan menurunkan risiko terjadinya kanker.

“Donor darah juga bermanfaat untuk merangsang produksi sel-sel darah baru yang membuat tubuh tetap sehat dan metabolisme bekerja lebih efisien dan menurunkan terjadi kanker,” pungkasnya. (*)