Gunungkidul , Beritaglobal.net . Gunung kidul memang terkenal unik dengan kuliner extrim mulai dari belalang , laron , ulat jati , ulat besi dan masih banyak lagi . Yang lebih unik sekarang adalah Puthul. 26 Oktober 2020 .

Sarmi 33 th warga Ngaglik Kecamatan Semanu kabupaten Gunung kidul mengtakan ” Puthul merupakan hama tanaman yang muncul sekitar jam 18malam   sampai jam 20 malam . Puthul akan muncul disaat awal musim penghujan , biasanya sering singgah di pepohonan atau direrumputan kadang juga Ada di tanah atau merayap .

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Perkuat Tata Kelola Arsip, GNSTA Jadi Strategi Kunci

Cara memasak Puthul itu cukup gampang . Pertama harus di cuci bersih kemudian direbus setengah matang agar kotoran didalam perut Puthul keluar , setelah itu mau di goreng atau dibacem . Kalau di goreng bumbunya cukup bawang putih ketumbar dan garam . Kalau dibacem kurang lebih sama cuma bedanya dikasih gula dan kecap imbuh Sarmi .

Baca Juga:  Prajurit Korem 073/Makutarama Raih Kenaikan Pangkat, Danrem Tekankan Peningkatan Prestasi

Puthul itu paling enak disajikan buat camilan minum teh pait disaat sore atau pagi hari . Untuk rasanya saya rasa sangat unik ada gurih gurih gimana gitu . Kurang lebih mirip sama belalang atau ungkrung jati ( kepopong jati ) cuma bedanya kalau Puthul bulunya tidak perlu dicabut kalau belalang harus di bedah trus diambil kotorannya .bahkan untuk lauk juga bisa puthul yang sudah Mateng tinggal di olesin kesambal bawang trus di uwek uwek supaya mirip yang di televisi itu lho candanya

Baca Juga:  Meriah, Malam Tirakatan di Perum Asabri RT 04, Ketua RT Bagi Uang Kepada Istri dan Warga

Hal senada juga diungkapkan Sukiyat atau yang lebih dipanggil Supalkit ”  makanan ini sangat unik dan  lezat kalau dihidangkan sebagai lauk . Karena sekarang lagi ada pandemi 19 dan keuangan lagi susah kemudian ada hama yang enak untuk dikonsumsi , kenapa tidak kita manfaatkan ,lumayan untuk sedikit meringankan pengeluaran rumah tangga kita pungkasnya . ( Iwan )