Presiden Joko Widodo Tegaskan Kepada Kementrian dan Lembaga Terkait Dengan Investasi Fokus Perbaiki Iklim Usaha di Indonesia

Ket Foto: Seskab berbincang dengan menteri yang lain sebelum dimulainya Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/4). (Foto: Humas/Rahmat)

Jakarta, beritaglobal.net – Pada bagian lain pengantarnya saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/4) sore, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, untuk menggerakkan ekonomi di luar APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) agar bisa tumbuh secara lebih berkualitas, kuncinya ada di investasi dan ekspor.

Baca Juga:  Jadi Pembina Upacara di SDN Tegalrejo 01, Buyung Tekankan Siswa Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi kembali menegaskan, agar setiap kementerian dan lembaga yang terkait dengan investasi dan ekspor untuk lebih fokus memperbaiki iklim berusaha dan meningkatkan daya saing.

“Saya nanti mau minta laporan setiap kementerian sudah berapa regulasi, peraturan, izin-izin yang sudah dipotong,” kata Presiden seraya menambahkan dirinya baru mendapatkan laporan dari dua menteri, yaitu Menteri ESDM dan Menteri Pertanian.

Baca Juga:  Kapolres Boyolali Pimpin Apel Besar Patroli Keamanan Sekolah: Membangun Generasi Disiplin dan Aman di Boyolali

Presiden juga mengingatkan, bahwa koordinasi dan konsolidasi merupakan kunci dari semua hal yang ingin dikerjakan pemerintah. “Hilangkan ego sektoral, apalagi ego kementerian, ego kepala lembaga,” tegasnya.

Kebijakan ataupun program yang bersifat lintas kementerian dan lembaga maupun yang terkait dengan daerah, lanjut Presiden, harus dibicarakan dan dikoordinasikan bersama, sehingga keluar sebuah kebijakan yang sudah solid dan berguna bagi kemajuan bangsa dan negara.

Baca Juga:  Terminal Purabaya Disiagakan: Polres Sidoarjo Perketat Pengamanan Sambut KTT IAF 2024 di Bali

Sidang Kabinet Paripurna itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan para menteri Kabinet Kerja. (ASB/SeskabRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!